Selama beberapa musim terakhir, suara publik basket Indonesia cukup konsisten, Yesaya butuh panggung lebih besar.
Saat bertahan di Pelita Jaya, ia harus berada di belakang para guard top seperti Andakara Prastawa Dhyaksa, M. Arighi, hingga Jerome Anthony Beane Jr.
Situasi tersebut membuat kesempatan Yesaya, untuk menunjukkan potensi maksimalnya menjadi sangat terbatas.
Performa Yesaya menunjukkan dinamika cukup signifikan dalam tiga musim terakhir, berikut statistiknya
Musim 2023 jadi Kontribusi Terbaik, 8.7 poin, 3.1 rebound, 3.3 assist dan 1.6 steal. Tampil 36 pertandingan, reguler dan playoffs.
Musim 2024, 3.3 poin, 1.7 rebound, 1.8 assist, 1.1 steal. Sedangkan Musim 2025, Hanya 22 laga, 3 poin, 1.7 rebound dan 1.9 assist.
Baca Juga
Playoffs rata-rata di bawah 6 menit per laga, jauh dari 10 menit per game di tahun sebelumnya
Bagi Hawks, kedatangan Yesaya bukan hanya bagian dari strategi memperkuat kedalaman skuad.
Transfer ini juga memberi pemain yang dikenal energik, menjadi kesempatan mendapatkan peran inti dan menit bermain yang lebih stabil.