Bola . 28/11/2025, 14:56 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya menunjukkan superioritas atas Bhayangkara FC berkat tiga kemenangan yang mereka raih.
Catatan ini menggambarkan bahwa Bajul Ijo kerap tampil lebih efektif ketika berhadapan dengan The Guardian, baik di kandang maupun tandang.
Dari deretan hasil tersebut, Persebaya terlihat lebih konsisten dalam memanfaatkan peluang dan mengendalikan ritme permainan.
Bahkan dua kemenangan tandang di 2023 dan 2023 menjadi bukti bahwa mereka tak gentar tampil di markas Bhayangkara.
Sementara itu, satu-satunya kemenangan Bhayangkara dalam lima duel terakhir lahir pada 2022, yang menunjukkan bahwa tekanan historis justru berada di kubu tuan rumah jelang pertemuan kali ini.
Aqil Savik; Muhammad Ferarri, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, Firza Andika; Christian Ilic, Wahyu Subo, Lautaro Belleggia; Dendy Sulistyawan, Ilija Spasojevic, Ryan Kurnia.
Ernando Ari; Arief Catur, Dime Dimov, Leo Lelis, Dejan Tumbas; Milos Raickovic, Rachmat Irianto, Toni Firmansyah; Gali Freitas, Malik Risaldi, Bruno Moreira.
Bhayangkara FC dipastikan tanpa gelandang jangkar Moises Gaucho. Ketidakhadiran pemain asal Brasil itu berpotensi mengurangi keseimbangan lini tengah. Christian Ilic menjadi kandidat utama untuk mengisi peran tersebut.
Persebaya pun tidak dalam kondisi ideal. Bek asing Risto Mitrevski masih menjalani pemulihan cedera, sementara Francisco Rivera harus menepi akibat hukuman kartu merah.
Tanpa Rivera, alur kreatif serangan Persebaya terlihat timpang saat meladeni Arema FC.
Dengan sama-sama bermasalah dalam hal efektivitas serangan dan kehilangan pemain penting di lini tengah, duel ini berpotensi berlangsung ketat dan minim gol.
Bhayangkara sedikit diuntungkan berkat dukungan publik sendiri, tetapi Persebaya datang membawa motivasi baru di bawah arahan Uston Nawawi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media