Bola . 29/11/2025, 17:09 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Produktivitas mereka pun menurun drastis, hanya 11 gol dalam 12 pertandingan, dan empat gol terakhir semuanya lahir dalam 15 menit awal sebelum permainan mereka kehilangan arah.
Masalah bertambah karena:
Namun ada sedikit harapan, Daniel Farke pernah mengalahkan Guardiola ketika membawa Norwich menang pada 2019.
Sayangnya, absennya Anton Stach dan Sean Longstaff membuat lini tengah makin rapuh.
Donnarumma; Nunes, Dias, Gvardiol, O’Reilly; Bernardo Silva, Gonzalez; Cherki, Foden, Doku; Haaland
City diprediksi kembali dengan komposisi inti. Nico Gonzalez hampir pasti menjadi poros setelah absennya Rodri dan Kovacic.
Haaland yang sedang klinis, selalu mencetak gol dalam lima laga liga terakhir di Etihad, menjadi tumpuan utama.
Perri; Bogle, Rodon, Struijk, Gudmundsson; Gruev, Ampadu, Tanaka; James, Nmecha, Gnonto
Dengan dua gelandang absen, Farke kemungkinan menurunkan trio Tanaka–Gruev–Ampadu.
Di depan, Lukas Nmecha yang selalu mencetak gol pembuka dalam tiga golnya berpeluang tetap menjadi striker utama.
Sulit membayangkan City mengalami tiga kekalahan beruntun, terlebih ketika mereka kembali tampil dengan skuad terbaik di Etihad.
Kekalahan biasanya menjadi pemicu kebangkitan cepat bagi tim Guardiola, dan Leeds dalam kondisi yang tidak stabil justru tiba pada momen yang kurang tepat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media