Pemain Persiraja Kehilangan Kontak Keluarga Usai Banjir Aceh Timur

sport.fin.co.id - 01/12/2025, 16:45 WIB

Pemain Persiraja Kehilangan Kontak Keluarga Usai Banjir Aceh Timur

(Foto: Instagram)

fin.co.id - Salah satu penggawa Persiraja Banda Aceh, Muammar Khadafi, tengah menghadapi masa-masa sulit setelah lima hari tidak bisa terhubung dengan keluarganya di Idi, Aceh Timur.

Putusnya jaringan komunikasi akibat banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah dalam sepekan terakhir membuatnya sama sekali tidak mendapat kabar dari kampung halaman.

Hingga Minggu, 30 November 2025, Muammar mengaku belum menerima informasi apa pun terkait kondisi anak, istri, maupun keluarga besar.

Ia mengatakan jaringan seluler di Aceh Timur masih tidak berfungsi, membuat masyarakat setempat kesulitan memberi kabar ataupun memantau perkembangan situasi.

“Saya sudah lima hari tidak bisa komunikasi dengan anak, istri, dan keluarga di kampung. Seluruh Aceh Timur tidak ada jaringan. Tempat mengungsi pun saya belum tahu,” ujar Muammar Khadafi, dikutip laman resmi Persiraja.

Banjir di Aceh Timur termasuk yang paling parah, merendam ribuan rumah dan mengisolasi sejumlah gampong.

Kerusakan pada infrastruktur telekomunikasi memperburuk keadaan karena banyak warga tak mampu menghubungi keluarga mereka di wilayah terdampak.

Dibayangi rasa khawatir, Muammar memutuskan kembali ke Aceh Timur hari ini untuk mencari keluarganya secara langsung, meski belum tahu harus memulai dari mana.

“Saya pulang hari ini untuk mencari keluarga, tapi saya juga tidak tahu harus mencari ke mana,” katanya.

Manajemen Persiraja Banda Aceh menyatakan empati dan memberikan dukungan penuh kepada Muammar. Klub memahami kondisi darurat yang harus dihadapinya, terlebih tim sedang dalam masa libur usai laga pekan ke-12 menghadapi Sriwijaya FC.

Sementara itu, Media Officer Persiraja, Ariful Usman, memastikan seluruh pemain dan ofisial yang berada di Banda Aceh dalam keadaan baik. Namun ia mengakui bahwa beberapa pemain turut memiliki keluarga yang terdampak banjir.

“Semua pemain dan ofisial Persiraja sehat di Banda Aceh. Tim sedang libur, beberapa pemain sudah pulang ke kampung halaman,” kata Ariful.

“Ada beberapa keluarga dan orangtua pemain yang terdampak. Kami terus mengumpulkan informasi karena jaringan komunikasi dan listrik ke daerah terdampak masih terputus.”

Sejumlah pemain Persiraja yang tengah berada di wilayah banjir, seperti Muhammad Reza (Bireuen), M. Revan (Aceh Utara), dan Mujahidin (Lhokseumawe), sudah memberi kabar dan dipastikan aman.

Persiraja menegaskan bahwa keselamatan pemain serta keluarga mereka menjadi prioritas. Klub terus memantau situasi dan berkoordinasi untuk memastikan setiap anggota tim mendapatkan dukungan yang diperlukan.

Sahroni
Sahroni
Penulis

Penulis FIN.CO.ID