Bola . 02/12/2025, 16:47 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
fin.co.id - Para penggemar sepak bola nasional harus bersiap menyambut babak baru yang mungkin terasa emosional. Legenda hidup Persipura Jayapura sekaligus ikon Timnas Indonesia, Boaz Solossa, secara terbuka mengakui bahwa masa pensiunnya sebagai pesepak bola profesional sudah semakin dekat. Boaz Solossa akan segera memasuki musim ke-21 karirnya dengan kembali membela panji Persipura Jayapura di kompetisi Championship musim 2025-2026.
Saat ini, pria yang akrab disapa Kaka Bochi itu sudah berusia 39 tahun. Meskipun semangatnya masih membara, Boaz menyadari waktu bermainnya di lapangan hijau terbatas. "Ya saya merasa di musim ke-21 ini ya waktunya di mana beberapa tahun lagi saya akan pensiun," ujar Boaz, dalam keterangannya dilansir dari kanal Youtube Persipura Papua 1963.
Namun, Boaz tidak ingin sisa waktunya dihabiskan begitu saja. Dia menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi tim yang membesarkan namanya, Mutiara Hitam.
"Di sisa waktu ini saya juga ingin memberikan yang terbaik untuk Persipura. Dan tidak menutup untuk membagi semua pengalaman yang saya punya kepada adik-adik, kepada generasi yang akan meneruskan tongkat estafet Persipura nanti," tambahnya. Pesan ini menunjukkan Boaz fokus penuh pada pewarisan ilmu dan dukungan moral untuk masa depan tim.
Kisah karir Boaz Solossa sangat identik dengan Persipura. Dia mengawali karir profesionalnya pada musim 2004-2005 bersama Persipura Jayapura. Boaz sempat berkelana singkat ke klub Timor Leste, Carsae FC. Setelah itu, periode emas keduanya bersama Persipura terjadi pada 2016 hingga 2021.
Meskipun sempat mencoba peruntungan di luar Papua, yaitu bersama Borneo FC, PSS Sleman, hingga Persewar Waroepen, Boaz pada tahun 2024 memutuskan untuk kembali pulang ke Persipura. Alasan kepulangannya sangat mendalam; Mutiara Hitam selalu dia anggap sebagai rumahnya sendiri.
"Saya waktu tidak ke Persipura, saya ke Borneo FC, memang sangat berbeda berada di luar Persipura," kata Boaz, mengakui kesulitan adaptasi setelah belasan tahun membela satu tim. "Mau tidak mau saya harus adaptasi setelah berbelas-belas tahun bersama Persipura. Saya pindah lagi ke Sleman, saya menjaga hubungan baik dengan semua pihak. Tetapi namanya di rumah sendiri itu lebih nyaman, puji tuhan saya akhirnya kembali ke Persipura," lanjutnya.
Kini, Boaz kembali menjabat sebagai kapten tim, bekerja di bawah asuhan mantan rekan setimnya, Ricardo Salampessy, yang kini menjadi pelatih kepala. Boaz menegaskan kembali dedikasinya: "Dengan sisa beberapa tahun saya bermain, saya merasa inilah rumah saya yang saya harus berada di sini."
Persipura Jayapura memasuki Championship 2025-2026 dengan target yang sangat jelas: promosi kembali ke kasta tertinggi Liga 1! Di Wilayah Timur, mereka tergabung dengan lawan-lawan tangguh yang baru saja degradasi dari Liga 1 musim lalu, termasuk PSIS Semarang, PSS Sleman, dan Barito Putera. Persaingan dipastikan sangat ketat, tetapi Mutiara Hitam optimis dengan kekuatan skuad yang mereka miliki.
Persipura berhasil menarik beberapa pemain kunci dari PSBS Biak musim lalu, seperti Jeam Kelly Sroyer, John Pigai, dan Febriato Uopmabin. Ini adalah suntikan tenaga segar yang sangat menjanjikan. Selain itu, mereka mempertahankan pemain-pemain kunci musim lalu, termasuk Ramai Rumakiek dan Reno Salampessy. Kombinasi antara pemain muda berbakat dan senior berpengalaman seperti Boaz Solossa dan Tinus Pae siap membawa Persipura kembali berjaya.
Persipura Jayapura tidak hanya membangun skuad untuk musim ini, tetapi juga menyiapkan estafet kepemimpinan di masa depan. Dalam perkenalan skuad untuk Championship 2025-2026 yang digelar pada Sabtu (23/8/2025) di Hotel Horison Kotaraja, Jayapura, terungkap fakta menarik:
Di antara 36 pemain yang diperkenalkan, terdapat tiga nama putra legenda Mutiara Hitam yang kini siap meneruskan kejayaan tim!
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media