Bola . 02/12/2025, 17:04 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Persela Lamongan berada di peringkat ketiga dengan total nilai pasar skuadnya mencapai Rp37,02 miliar. Angka ini ternyata setara dengan total nilai pasar skuad Persipura Jayapura, yang juga mencatatkan angka Rp37,02 miliar!
Persela memiliki pemain lokal termahal, Dodi Alexvan Djin (Rp3,04 miliar). Sedangkan pemain asing mereka, bek asal Brasil Goncalves, memiliki nilai pasar setinggi Rp4,7 miliar, sama dengan gelandang Jonathan Bustos. Sementara itu, Persipura, meskipun sama nilainya, mengandalkan pemain lokal mahal seperti Ramai Rumakiek (Rp3,48 miliar) dan Jeam Kelly Sroyer (Rp3,04 miliar).
Di sisi lain, Deltras FC di Grup B memiliki nilai pasar yang cukup jauh di bawahnya, yakni Rp18,86 miliar. Meskipun demikian, persaingan di Grup B ini dipastikan sangat ketat karena tim-tim di tiga besar (Barito, PSS, Persela/Persipura) siap bertarung habis-habisan memperebutkan tiket promosi.
Kabar penting yang wajib Anda ketahui adalah regulasi promosi yang sangat ketat! Kabarnya, tim yang finis di Peringkat 1 Grup B akan langsung promosi ke kasta tertinggi, bersama dengan Peringkat 1 Grup A. Ini berarti, hanya ada satu slot promosi langsung yang diperebutkan oleh Barito Putera dan rival-rival mahalnya.
Sedangkan, tim runner-up di masing-masing grup (Grup A dan Grup B) akan bertanding di babak playoff promosi untuk memperebutkan satu slot promosi tersisa. Regulasi ini otomatis menjadikan setiap pertandingan di Grup B seperti laga final, terutama bagi Barito Putera yang sudah mengeluarkan dana fantastis!
Sementara Grup B menjadi ajang pameran kemewahan nilai pasar, di Grup A (wilayah Barat), tim dengan nilai pasar tertinggi adalah Persiraja Banda Aceh dengan total Rp23 miliar. Pemain asing termahal mereka adalah Conor Flyn (Rp2,17 miliar). PSPS Pekanbaru menyusul di peringkat kedua dengan nilai pasar tim Rp22,34 miliar.
Jelas terlihat, Grup B yang dihuni Barito Putera, PSS Sleman, Persela, dan Persipura memiliki persaingan nilai pasar skuad yang jauh lebih ketat dan mahal, menjanjikan tontonan sepak bola yang penuh tensi tinggi!
Dengan modal skuad termahal dan kehadiran pelatih kelas Liga 1, Barito Putera kini memikul ekspektasi besar untuk segera mewujudkan janji kembali ke kasta tertinggi. Mampukah mereka mengamankan slot promosi langsung di tengah persaingan grup yang begitu ketat? (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media