fin.co.id - Kompetisi Coppa Italia kembali bergulir. Dini hari nanti, Stadion Renato Dall'Ara akan menjadi saksi pertarungan sengit antara tuan rumah Bologna melawan rival regional mereka, Parma, dalam babak eliminasi krusial.
Kick-off laga Bologna vs Parma dijadwalkan pada pukul 00.00 WIB, Jumat 5 Desember 2025. Pertandingan ini memiliki kepentingan ganda: bagi Bologna, ini adalah kesempatan sempurna untuk langsung bangkit pascakekalahan mengejutkan di liga. Sementara bagi Parma, ini adalah ajang pembuktian bahwa mereka mampu bersaing setelah musim lalu tersingkir di babak awal.
Tuan rumah Bologna harus menerima kenyataan pahit bahwa rekor tak terkalahkan mereka yang impresif selama 12 pertandingan harus berakhir. Pada hari Senin lalu, Rossoblù takluk 1-3 di kandang sendiri dari Cremonese dalam lanjutan Serie A.
Meskipun Riccardo Orsolini sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti menjelang akhir babak pertama, gol kedua Jamie Vardy pada menit ke-50 memastikan kemenangan bagi Cremonese. Kekalahan ini tidak hanya mengakhiri catatan cemerlang mereka, tetapi juga menjadi kekalahan kandang pertama Bologna musim ini.
Sebagai tim yang berstatus juara bertahan, Bologna jelas tidak ingin mengulang performa buruk tersebut. Mereka kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan untuk pertama kalinya musim ini saat kalah dari Cremonese dan kini bertekad kuat untuk kembali ke jalur kemenangan di kompetisi piala.
Pelatih Bologna kini fokus pada pemulihan mental dan fisik tim. Kabar terkini menyebutkan Remo Freuler berlatih secara terpisah. Sementara itu, kiper utama Lukasz Skorupski dan bek Martin Vitik dipastikan absen pada pertandingan ini. Ada kemungkinan besar winger Jonathan Rowe, yang hanya menjadi pemain cadangan tak terpakai saat melawan Cremonese, akan diturunkan sebagai starter untuk menambah daya gedor.
Melihat catatan di kompetisi ini, Bologna memiliki rekor pertahanan yang cemerlang musim lalu di Coppa Italia. Mereka sukses mencatatkan empat clean sheet dalam lima pertandingan yang mereka lakoni. Konsistensi pertahanan ini diharapkan dapat terulang kembali saat menjamu Crociati.
Tim tamu Parma juga datang dengan kondisi yang kurang ideal. Crociati harus menyaksikan rekor tak terkalahkan mereka hanya bertahan selama dua pertandingan pekan lalu, setelah mereka harus mengakui keunggulan Udinese dengan skor 0-2 di kandang sendiri.
Satu hal yang sangat mengkhawatirkan adalah kegagalan Parma dalam mencetak gol. Mereka kini telah gagal membobol gawang lawan dalam empat pertandingan terakhir dan berjuang keras untuk kembali mencatatkan nama di papan skor dalam laga Derby Emilian ini.
Secara keseluruhan, Parma hanya berhasil meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Kemenangan tunggal itu pun mereka raih saat bermain tandang bulan lalu, sebuah catatan positif yang mungkin bisa mereka jadikan modal.
Namun, rekor tandang Parma musim ini tidak terlalu meyakinkan; mereka hanya memenangkan satu dari enam pertandingan tandang di berbagai ajang. Mereka juga gagal mencetak gol dalam empat dari enam pertandingan tandang tersebut.
Di kompetisi ini, Parma memiliki sejarah yang cukup buruk. Mereka hanya mencatat satu kemenangan di Coppa Italia sejak tahun 2013. Yang lebih mengkhawatirkan adalah lini pertahanan mereka. Crociati telah kebobolan setidaknya dua gol dalam empat dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Hal ini kontras dengan catatan mereka yang sering mencetak lebih dari 2,5 gol dalam empat dari lima pertandingan terakhir mereka, menunjukkan pertahanan dan serangan mereka sama-sama rapuh.
Parma juga harus menghadapi badai cedera yang cukup parah. Zion Suzuki, Alessandro Circati, Abdoulaye Ndiaye, dan Matija Frigan dipastikan absen karena masalah cedera. Namun, ada kabar baik dari kiper veteran Vicente Guaita yang bersiap untuk menjalani debutnya bersama Crociati. Kehadiran Guaita diharapkan bisa membawa ketenangan ekstra di bawah mistar gawang.
Kedua tim telah bertemu sebanyak 50 kali di berbagai kompetisi. Sejarah pertemuan mereka menunjukkan persaingan yang sangat ketat, terbukti dengan 22 pertandingan yang berakhir dengan hasil imbang.
Bologna memegang keunggulan tipis dalam rekor kemenangan head-to-head, dengan 15 kemenangan berbanding 13 kemenangan milik Parma.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Serie A pada bulan November, di mana Rossoblù berhasil mencatatkan kemenangan tandang 3-1.
Menariknya, catatan pertemuan terakhir mereka menunjukkan bahwa pertandingan-pertandingan ini cenderung menghasilkan banyak gol. Enam dari delapan pertemuan terakhir antara Bologna dan Parma menghasilkan lebih dari 2,5 gol. Ini mengindikasikan bahwa duel dini hari nanti berpotensi menyajikan tontonan dengan banyak gol.
Selain itu, Bologna memiliki rekor kandang yang kuat saat menjamu Parma. Mereka tidak terkalahkan dalam lima pertemuan kandang terakhir mereka melawan Crociati.
Prediksi Skor Akhir: Bologna 2-1 Parma
Prediksi Skor Bologna vs Parma di Coppa Italia: Misi Balas Dendam Ducali
sport.fin.co.id - 04/12/2025, 13:33 WIB
Tim Redaksi
Prediksi Skor Bologna vs Parma di Coppa Italia: Misi Balas Dendam Ducali