fin.co.id - Kompetisi Coppa Italia kembali menyajikan duel ulangan dengan tensi tinggi. Lazio siap menjamu AC Milan dalam perebutan satu tempat di perempat final. Pertandingan babak 16 besar ini akan digelar di Stadio Olimpico, Jumat 5 Desember 2025 dengan kick-off pukul 03.00 WIB.
Ini adalah pertemuan kedua bagi kedua tim hanya dalam kurun waktu sepekan. Pekan lalu di Liga Italia, AC Milan berhasil mengalahkan Lazio dengan skor 1-0 berkat gol Rafael Leao.
Pada ajang Coppa Italia, giliran AC Milan yang bertandang ke ibu kota, dan Lazio telah menyiapkan Biancocelesti untuk membalaskan dendam kekalahan menyakitkan tersebut.
Lazio harus kembali menelan kekalahan tipis 0-1 di San Siro. Gol tunggal Rafael Leao menjadi penentu kemenangan Milan dalam pertandingan yang dipenuhi kontroversi. Selain penampilan gemilang kiper Milan, Mike Maignan, keputusan Video Assistant Referee (VAR) menolak penalti untuk Lazio pada menit-menit akhir menambah gejolak dan rasa frustrasi tim asuhan Maurizio Sarri.
Biancocelesti harus pulang dari Milano tanpa poin, melanjutkan tren negatif setelah sebelumnya juga kalah dari Inter. Dua kekalahan terbaru Lazio sejak Derby della Capitale semuanya terjadi di San Siro, menunjukkan betapa sulitnya mereka menghadapi tim-tim besar di markas lawan.
Masalah lain yang mengganggu Sarri adalah tumpulnya lini serang timnya saat bermain tandang; Lazio sudah hampir 400 menit tanpa mencetak gol di luar kandang. Namun, laga Coppa Italia ini memberi mereka kesempatan emas untuk mengakhiri tren negatif itu karena mereka akan bermain di rumah sendiri.
Baca Juga
Lazio merupakan salah satu tim sukses di Coppa Italia dengan koleksi tujuh gelar. Mereka kini mengincar trofi kedelapan musim ini. Karena finis di posisi delapan besar Serie A musim lalu, Lazio mendapat bye dan langsung masuk di babak 16 besar ini.
Fokus juga tertuju pada rivalitas Maurizio Sarri dan Massimiliano Allegri. Sarri mencatatkan rekor buruk dengan hanya meraih empat kemenangan dari 21 pertemuan melawan Allegri. Rivalitas keduanya sudah terjalin sejak 22 tahun lalu saat mereka masih bersaing di Serie C2. Sarri akan mencari kemenangan langka atas Allegri, yang notabene merupakan pelatih dengan gelar Coppa Italia terbanyak, total lima trofi. Kemenangan ini lebih dari sekadar tiket perempat final, ini adalah soal kehormatan.
Di kubu Rossoneri, kepercayaan diri sedang memuncak. Kemenangan atas Lazio di Serie A membawa AC Milan naik ke puncak klasemen bersama Napoli, meninggalkan Inter dan Roma di belakang.
Hasil impresif itu juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Milan menjadi 13 pertandingan di semua ajang. Mereka juga menunjukkan ketangguhan pertahanan dengan mencatatkan sembilan clean sheet musim ini.
Baca Juga
Meskipun performa mereka cemerlang, kegagalan finis di posisi Liga Champions musim lalu membuat AC Milan tidak bermain di kompetisi Eropa musim ini. Kondisi ini justru menjadi keuntungan besar. Allegri kini bisa fokus penuh pada Coppa Italia, trofi yang terakhir kali Milan raih lebih dari dua dekade lalu. Kompetisi ini menjadi target utama untuk mengakhiri puasa gelar domestik bergengsi.
AC Milan telah menunjukkan performa solid di Coppa Italia. Mereka menyingkirkan Bari dan Lecce tanpa kebobolan, dan semua laga itu dimainkan di kandang mereka. Kini, mereka harus membuktikan ketangguhan mereka saat bermain tandang.
Pemenang laga Lazio vs AC Milan akan melaju ke perempat final dan menghadapi pemenang antara Parma atau juara bertahan Bologna. Jika AC Milan lolos, besar kemungkinan mereka akan kembali berjumpa Bologna, tim yang pernah mengalahkan Rossoneri di final Coppa Italia 2025.
Kedua pelatih harus memutar otak menghadapi jadwal yang padat dengan masalah cedera.
Maurizio Sarri masih tidak bisa menurunkan beberapa pemain kunci seperti Samuel Gigot, Matteo Cancellieri, Nicolo Rovella, dan Danilo Cataldi. Penyerang andalan Taty Castellanos baru kembali dari cedera panjang dan belum fit untuk bermain sebagai starter.