Guncang Timnas! Sumardji Lepas Jabatan Manajer Usai Evaluasi Gagal Total SEA Games 2025

sport.fin.co.id - 17/12/2025, 13:27 WIB

Guncang Timnas! Sumardji Lepas Jabatan Manajer Usai Evaluasi Gagal Total SEA Games 2025

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Sumardji resmi melepaskan seluruh peran dan kewenangannya sebagai manajer Tim Nasional Indonesia.

fin.co.id – Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Sumardji resmi melepaskan seluruh peran dan kewenangannya sebagai manajer Tim Nasional Indonesia. Pengunduran diri tersebut mencakup Timnas senior, seluruh kelompok umur, hingga posisi manajer Timnas Indonesia di ajang SEA Games.

Langkah ini diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tim nasional, terutama menyusul hasil mengecewakan di SEA Games 2025. Ke depan, Sumardji memilih untuk memusatkan perhatian sepenuhnya pada tugas strategisnya di Badan Tim Nasional yang dinilai semakin kompleks dan membutuhkan fokus penuh.

"Saya menyerahkan tugas dan tanggung jawab sebagai manajer timnas, baik senior maupun kelompok umur, kepada Ketua Umum dan federasi agar dicarikan sosok yang paling tepat, paling ikhlas, paling bertanggung jawab, dan yang terbaik," kata Sumardji di Jakarta, Selasa, 16 Desember 2025.

Ia menilai, kondisi Timnas Indonesia saat ini berada dalam tekanan besar. Sepanjang tahun berjalan, performa tim nasional, baik di level senior maupun kelompok umur, belum menunjukkan hasil optimal, dengan pengecualian pada Timnas U-17 yang dinilai relatif stabil.

Situasi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan serius yang menuntut kerja keras, fokus tinggi, serta pembenahan menyeluruh agar prestasi Timnas Indonesia dapat kembali bangkit.

"Ke depan, tugas di Badan Timnas luar biasa berat. Kita harus bekerja ekstra untuk mengembalikan kejayaan Timnas Indonesia seperti sebelumnya," tegasnya.

Sumardji menekankan bahwa keputusan mundur dari jabatan manajer bukanlah bentuk penghindaran tanggung jawab. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi dan regenerasi demi perbaikan total di tubuh tim nasional.

Ia pun berharap PSSI dapat menunjuk figur manajer yang dinilai lebih tepat untuk membantu membenahi kondisi Timnas Indonesia yang tengah menghadapi masa sulit.

"Saya akan berusaha di Badan Timnas untuk bekerja lebih baik lagi, memperbaiki situasi yang ada sekarang ini," pungkasnya.

Sebelum melepas peran sebagai manajer, Sumardji dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam perjalanan Timnas Indonesia kelompok umur. Ia pernah menjabat sebagai Manajer Timnas U-19 pada 2019, sebelum kemudian dipercaya menangani Timnas U-23.

Puncak pencapaiannya terjadi saat sukses mengantar Timnas Indonesia U-23 meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja, sekaligus mengakhiri penantian panjang Garuda Muda di ajang olahraga Asia Tenggara tersebut.

Namun, penugasan terakhirnya sebagai manajer berlangsung pada SEA Games 2025, ketika ia mendampingi Timnas Indonesia U-23. Hasil yang diraih jauh dari target, lantaran Garuda Muda tersingkir di fase grup dan gagal melaju ke semifinal, menandai kegagalan total di turnamen tersebut.

Capaian buruk di SEA Games 2025 pun menjadi titik balik evaluasi besar bagi PSSI dan Badan Tim Nasional dalam menyusun ulang arah pembinaan serta strategi Timnas Indonesia ke depan.

(Dimas Rafi)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID