fin.co.id – Pencarian pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia kini semakin mendekati garis akhir. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji menyampaikan, jumlah kandidat yang sebelumnya mencapai lima orang telah disaring dan kini tinggal menyisakan dua nama utama.
Sumardji menjelaskan, proses penyempitan tersebut dilakukan setelah dua anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, yakni Endri Erawan dan Muhammad, melakukan kunjungan ke luar negeri untuk bertatap muka langsung dengan para calon pelatih Timnas Indonesia.
Agenda pertemuan itu menjadi bagian krusial dalam tahapan seleksi, khususnya untuk menggali visi, misi, serta kesesuaian kandidat dengan kebutuhan tim nasional.
"Dari informasi yang saya terima, nama mengerucut ke dua orang," ucap Sumardji.
Meski demikian, Sumardji belum bersedia membeberkan identitas dua kandidat terkuat tersebut. Ia hanya memastikan bahwa nama-nama yang diwawancarai tidak jauh berbeda dari sosok pelatih yang selama ini ramai diperbincangkan oleh publik maupun media.
Sebelumnya, sejumlah nama pelatih asing yang sempat mencuat antara lain Timur Kapadze, Jesus Casas, Giovanni van Bronckhorst, John Herdman, serta Heimir Hallgrimsson. Selain itu, nama John Heitinga juga sempat disebut sebagai kandidat potensial untuk menukangi Timnas Indonesia senior.
Baca Juga
"Berkaitan pelatih senior tadi, saya sudah menyampaikan bocoran tipis-tipis. Sebenarnya apa yang rekan-rekan tanyakan itu sedikit sudah kami sampaikan," jelas Sumardji.
Lebih lanjut, ia meminta masyarakat dan pencinta sepak bola nasional untuk bersabar menunggu keputusan resmi dari PSSI. Menurutnya, federasi ingin memastikan keputusan yang diambil benar-benar matang dan tidak tergesa-gesa.
Hal tersebut dilakukan mengingat tantangan besar yang akan dihadapi Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional mendatang.
"Yakinlah, kami dari PSSI ingin mendapatkan pelatih Timnas Indonesia senior yang benar-benar sesuai dengan kriteria dan kebutuhan tim," tegasnya.
Baca Juga
PSSI sendiri ditargetkan akan segera mengumumkan pelatih anyar Timnas Indonesia dalam waktu dekat, seiring dengan persiapan tim menghadapi sejumlah agenda penting, termasuk kualifikasi dan turnamen internasional.
(Dimas Rafi)