fin.co.id - Genderang perang Piala Afrika (AFCON) 2025 resmi bertalu. Malam ini, Burkina Faso akan menantang Guinea Khatulistiwa dalam laga pembuka Grup E yang berlangsung di Stade Mohammed V, Casablanca, Maroko.
Pertandingan lanjutan Piala Afrika 2025 antara Burkina Faso vs Guinea Khatulistiwa pada hari Rabu 24 Desember 2025 pukul 19.30 WIB.
Kedua kesebelasan membawa ambisi besar untuk mengamankan poin penuh demi memuluskan jalan menuju babak gugur. Mengingat persaingan di Grup E yang cukup ketat, kemenangan di laga perdana akan menjadi modal berharga sekaligus pendongkrak mentalitas tim untuk menatap laga-laga selanjutnya.
Burkina Faso menatap turnamen edisi kali ini dengan kepercayaan diri yang meluap. Tim yang memiliki julukan Stallions ini mencatatkan rekor mengesankan dengan status tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir mereka. Dari rentetan hasil tersebut, mereka berhasil mengemas lima kemenangan dan hanya sekali meraih hasil imbang.
Ketajaman lini depan dan soliditas pertahanan menjadi kunci sukses mereka selama fase kualifikasi. Burkina Faso sukses finis di posisi kedua grup kualifikasi di bawah raksasa Senegal, namun mereka meninggalkan Malawi dan Burundi dengan selisih poin yang sangat jauh. Catatan ini membuktikan bahwa anak asuh Hubert Velud merupakan kekuatan yang patut lawan waspadai.
Secara historis, Burkina Faso memiliki tradisi yang cukup kuat di ajang kontinental ini. Mereka berhasil menembus babak semifinal dalam tiga dari lima penampilan terakhir mereka di AFCON. Meskipun demikian, luka lama masih membekas saat mereka tersingkir di babak 16 besar pada edisi sebelumnya oleh Mali. Kini, Stallions bertekad menebus kegagalan tersebut dengan performa yang jauh lebih matang.
Baca Juga
Di sisi lain, Guinea Khatulistiwa atau yang akrab dengan sebutan National Thunder datang dengan misi pembuktian. Pada AFCON 2024, mereka sempat mengejutkan publik sepak bola dunia setelah berhasil memuncaki grup yang dihuni raksasa seperti Nigeria dan Pantai Gading. Namun sayang, kejutan itu terhenti secara tragis di babak 16 besar setelah kalah dari Guinea.
Meskipun lolos ke putaran final sebagai runner-up Grup E kualifikasi di bawah Aljazair, performa Guinea Khatulistiwa sepanjang tahun terakhir cenderung menurun. Mereka terlihat kesulitan mempertahankan konsistensi permainan. Bayangkan saja, dari 10 pertandingan terakhir yang mereka jalani di semua kompetisi, mereka hanya mampu memetik tiga kemenangan saja.
Masalah utama mereka terletak pada barisan pertahanan. Statistik menunjukkan bahwa Guinea Khatulistiwa hanya sanggup mencatatkan satu kali clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir mereka. Keroposnya lini belakang ini tentu menjadi ancaman serius saat menghadapi barisan penyerang Burkina Faso yang sedang dalam kondisi puncaknya.
Head-to-Head dan Statistik Kunci
Baca Juga
Pertemuan kedua tim di Stade Mohammed V malam nanti baru merupakan pertemuan keempat sepanjang sejarah. Dalam tiga bentrokan sebelumnya, Burkina Faso unggul dengan satu kemenangan, sementara dua laga sisanya berakhir imbang tanpa gol. Berikut adalah fakta-fakta menarik menjelang pertandingan:
Burkina Faso saat ini menduduki posisi ke-62 dunia, unggul jauh dari Guinea Khatulistiwa yang berada di peringkat ke-97. Prestasi terbaik mereka menjadi runner-up AFCON 025.
Sementara itu, pencapaian tertinggi Guinea Khatulistiwa adalah peringkat keempat pada edisi 2015 saat mereka bertindak sebagai tuan rumah.
Stallions tidak terkalahkan dalam enam laga, sedangkan National Thunder sering kebobolan dalam delapan laga terakhir mereka.
Prediksi Jalannya Pertandingan