Bola . 28/12/2025, 19:44 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Napoli akan menutup tahun bersejarah mereka dengan lawatan akhir pekan ke markas Cremonese, di Stadio Giovanni Zini, Minggu, 28 Desember 2025, pukul 21.00 WIB.
Perjalanan ini datang hanya beberapa hari setelah Partenopei meraih trofi pertama musim ini, yakni Supercoppa Italiana.
Sebelum bentrok, suasana ruang ganti Napoli masih dipenuhi euforia usai menambah koleksi gelar.
Setelah mengawinkan Scudetto musim lalu, Napoli kembali berjaya dengan menjuarai Supercoppa Italiana usai menundukkan Bologna dengan skor 2-0 pada partai final yang digelar di Riyadh. Dua gol David Neres menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Kemenangan itu terasa semakin spesial karena datang hanya berselang beberapa hari setelah Neres juga mencetak gol saat Napoli menyingkirkan AC Milan di semifinal.
Pasukan Antonio Conte merayakan sukses itu dengan penuh gaya, namun fokus mereka kini kembali tertuju pada upaya mempertahankan status sebagai tim terbaik Italia.
Meski baru saja berpesta, Napoli sejatinya datang ke laga ini dengan pekerjaan rumah yang tidak ringan. Sebelum terbang ke Timur Tengah, mereka menelan dua kekalahan beruntun di Serie A dan Liga Champions, yang sekaligus memutus tren lima kemenangan beruntun.
Kekalahan dari Benfica dan Udinese memperpanjang catatan buruk Napoli saat bermain di luar kandang. Musim ini, mereka sudah menelan tujuh kekalahan tandang, jumlah yang sama dengan total kekalahan dalam 33 laga tandang sebelumnya.
Sebaliknya, performa Napoli di kandang justru sangat solid. Mereka menutup satu tahun kalender tanpa kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Saat ini, Napoli hanya terpaut dua poin dari Inter Milan di puncak klasemen, menandakan persaingan gelar yang masih sangat ketat.
Secara historis, lawatan ke Cremona seharusnya memberi harapan. Napoli hanya kalah dua kali dari Cremonese dalam 16 pertemuan di kasta tertinggi. Namun, tuan rumah musim ini bukan lawan yang mudah.
Meski punya catatan kurang meyakinkan saat menghadapi Napoli, Cremonese terbukti tangguh di kandang. Dari delapan laga Serie A di Stadio Zini, mereka hanya sekali menelan kekalahan.
Sebagai tim promosi yang naik lewat jalur playoff musim lalu, Cremonese tampil mengejutkan. Mereka mampu memberi perlawanan serius kepada tim-tim besar sejak kembali ke Serie A.
Kemenangan atas AC Milan di San Siro dan Bologna di Dall’Ara menjadi bukti. Akhir pekan lalu, pasukan Davide Nicola bahkan menahan Lazio tanpa gol di Stadion Olimpico.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media