Basket . 29/12/2025, 14:17 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
fin.co.id - Hangtuah Jakarta bersiap membuka lembaran baru di Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026, dengan melakukan perubahan.
Perubahan yang terjadi bukan sekadar di dalam lapangan selama bertanding saja, tetapi juga menyentuh level tertinggi manajemen klub.
Kini, Hangtuah resmi berada di bawah kepemilikan Harryadin Mahardika, yang juga menjabat sebagai Owner sekaligus President Club.
Pergantian kepemilikan ini menjadi sinyal kuat, bahwa Hangtuah tak ingin sekadar numpang lewat di papan tengah klasemen IBL.
Musim 2026 akan menjadi ujian penting terutama soal konsistensi performa, setelah Hangtuah mulai menunjukkan kebangkitan dalam dua musim terakhir.
Bangkit dari Keterpurukan, Kini Bidik Level Lebih Tinggi
Perlahan tapi pasti, Hangtuah mulai meninggalkan masa sulit. Setelah sempat finis di peringkat ke-10 pada IBL 2024, tim asal Jakarta ini akhirnya kembali menembus zona Playoffs.
Puncaknya terjadi di musim 2025, di bawah arahan head coach Wahyu Widayat Jati, Hangtuah mencatatkan rekor 16 kemenangan dan 10 kekalahan.
Dala laga musim tersebut, Hangtuah mengakhiri musim di peringkat ketujuh klasemen.
Sebagai salah satu IBL Legends, Wahyu dikenal tak ragu melakukan evaluasi menyeluruh. Musim baru, berarti tantangan baru dan perubahan pun dilakukan.
Pemain Inti Bertahan, Darah Baru Masuk
Untuk menjaga stabilitas tim, Hangtuah tetap mempertahankan sejumlah pilar utama
Nama-nama seperti Althof Dwira Satrio, Diftha Pratama, dan Januar Kuntara masih menjadi tulang punggung tim.
Tak hanya itu, Hangtuah juga terus memberi ruang bagi pemain muda potensial seperti Padre Hosbach dan Sahid Kasim.
Di sektor pemain asing, manajemen memilih jalan aman dengan kembali mempercayai Rakeem Christmas, yang tampil konsisten dan memberi dampak signifikan musim lalu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media