fin.co.id — Penantian panjang itu akhirnya tuntas. New York Knicks berhasil merengkuh gelar juara NBA untuk pertama kalinya dalam 53 tahun. Kepastian ini mereka dapatkan setelah menundukkan tuan rumah San Antonio Spurs dengan skor ketat 94-90 pada gim kelima babak final di San Antonio pada Minggu WIB.
Bintang utama Knicks, Jalen Brunson, tampil luar biasa gemilang di atas lapangan. Ia menggelontorkan total 45 poin, termasuk mengemas 13 angka beruntun di kuarter keempat yang krusial untuk memastikan kemenangan dramatis tim tamu.
"Saya tidak bisa berkata-kata. Ini adalah segalanya yang pernah saya impikan," kata Jalen Brunson saat merayakan kemenangan di atas lapangan, dikutip dari laman resmi NBA.
Mentalitas Baja Antarkan Kemenangan Dramatis
Lewat kemenangan di laga ini, New York Knicks mengunci keunggulan seri dengan kedudukan akhir 4-1 atas San Antonio Spurs. Menariknya, dalam empat kemenangan di babak final ini, armada New York selalu berhasil bangkit setelah sempat tertinggal dengan selisih angka dua digit. Mentalitas baja itu kembali terlihat saat mereka sukses mengejar ketertinggalan 16 poin pada gim kelima ini.
Keberhasilan Brunson mencetak 45 poin juga sekaligus memecahkan rekor poin terbanyak pemain Knicks di laga final. Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh legenda Willis Reed dengan torehan 38 poin pada tahun 1970. Brunson mengaku merasa kagum dengan mentalitas timnya yang selalu menemukan cara untuk bangkit setiap kali tidak diperhitungkan.
Selain Brunson, duo penggawa andalan Knicks lainnya, yakni Mikal Bridges dan Josh Hart, turut memberikan kontribusi besar dalam kemenangan bersejarah ini. Mereka memberikan gabungan sumbangan 27 poin, dengan rincian Bridges membukukan 14 poin dan Hart mengemas 13 poin untuk menyokong daya gedor tim.
Baca Juga
Perlawanan Sengit dari San Antonio Spurs
Di kubu lawan, San Antonio Spurs sebenarnya memberikan perlawanan yang sengit. Pemain rookie mereka, Dylan Harper, menjadi pencetak angka terbanyak untuk timnya dengan raihan 25 poin. Sementara itu, sang bintang utama, Victor Wembanyama, mengakhiri laga dengan torehan 19 poin, 14 rebound, dan lima kali blok.
Namun, performa impresif tuan rumah belum mampu membendung laju juara tim tamu. Kemenangan di markas Spurs ini sekaligus menegaskan rekor sempurna Knicks musim ini yang mencatatkan empat kemenangan tanpa cela dalam laga-laga penentu di kandang lawan.
Atmosfer pertandingan pun terasa luar biasa karena ribuan pendukung New York turut melakukan perjalanan jauh ke Texas demi menyaksikan langsung momen bersejarah yang telah mereka nantikan sejak tahun 1973 tersebut.