Bola . 02/01/2026, 20:14 WIB

Liverpool Melempem di Anfield! Frimpong Frustrasi Ditahan Imbang Leeds, Saatnya Bangkit Lawan Fulham?

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Drama terjadi di Stadion Anfield semalam! Liverpool baru saja membuang peluang emas untuk merangkak naik di papan atas klasemen Liga Inggris 2025/2026. Menjamu Leeds United pada Jumat dini hari WIB, skuad asuhan The Reds harus puas berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor kacamata 0-0. Hasil ini jelas memicu rasa frustrasi yang luar biasa, tidak hanya bagi para penggemar di tribun, tetapi juga bagi para pemain di atas lapangan hijau.

Salah satu sosok yang paling vokal mengungkapkan kekecewaannya adalah bek kanan andalan Liverpool, Jeremie Frimpong. Pemain berkebangsaan Belanda ini tidak bisa menutupi rasa sesalnya setelah timnya gagal menembus tembok pertahanan Leeds yang begitu kokoh. Jika Anda melewatkan pertandingan ini, Anda harus tahu bahwa Liverpool sebenarnya mendominasi jalannya laga secara total, namun masalah penyelesaian akhir kembali menjadi mimpi buruk.

Frustrasi di Anfield: Dominasi 68 Persen yang Sia-Sia

Berdasarkan data resmi dari Liga Inggris, statistik menunjukkan betapa dominannya Liverpool dalam pertandingan tersebut. The Reds memegang kendali penuh dengan penguasaan bola mencapai 68,3 persen. Mereka mengurung pertahanan Leeds hampir sepanjang 90 menit. Namun, apa gunanya dominasi tanpa gol? Statistik tembakan menunjukkan borok utama tim malam itu: dari 19 total tembakan yang dilesakkan, hanya empat yang benar-benar tepat sasaran.

Leeds United tampil sangat disiplin dan "bertahan dengan baik," seperti yang diakui oleh Frimpong. Kurangnya kreativitas di sepertiga akhir lapangan membuat serangan-serangan Liverpool terasa tumpul. Para pemain depan berkali-kali membuang kesempatan berharga yang seharusnya bisa mengamankan tiga poin penuh di hadapan pendukung sendiri. Hasil ini membuat Anfield yang biasanya angker menjadi tempat yang ramah bagi tim papan bawah seperti Leeds.

Jeremie Frimpong Kritik Diri Sendiri: "Saya Seharusnya Lebih Baik"

Meski secara tim Liverpool menguasai bola, Jeremie Frimpong merasa bertanggung jawab atas minimnya peluang berbahaya yang tercipta dari sisi kanan pertahanan. Pemain berusia 25 tahun itu mengaku sangat kecewa dengan performa individualnya dalam laga melawan tim asuhan Leeds. Frimpong merasa gagal menyuplai umpan-umpan matang atau menciptakan momen kunci yang bisa memecah kebuntuan.

"Skor 0-0 membuat kami frustrasi," ujar Frimpong sebagaimana dikutip dari laman resmi klub. Ia menyadari bahwa sebagai pemain kunci, ekspektasi terhadap dirinya sangat tinggi. Namun, daripada berlarut dalam kesedihan, Frimpong mengajak rekan-rekannya untuk segera melupakan hasil minor tersebut. Ia menekankan pentingnya evaluasi cepat karena jadwal kompetisi Liga Inggris tidak memberikan waktu bagi siapa pun untuk mengeluh terlalu lama.

Fokus Total ke Craven Cottage: Misi Wajib Menang Lawan Fulham

Tidak ada waktu untuk meratapi nasib. Liverpool harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya versus Fulham yang akan berlangsung di Stadion Craven Cottage, London, pada Minggu (4/1). Pertandingan ini menjadi ujian krusial untuk melihat sejauh mana mentalitas juara The Reds kembali setelah hasil imbang yang menyesakkan di kandang.

Frimpong yakin bahwa kunci untuk kembali ke jalur kemenangan adalah latihan intensif setiap hari dan pemulihan fisik yang sempurna. "Kami tahu apa yang mampu kami lakukan. Kami hanya perlu melangkah ke pertandingan berikutnya dan melakukan apa yang harus kami lakukan dengan lebih baik," tegasnya. Dengan jadwal yang sangat padat, efisiensi dalam memanfaatkan peluang akan menjadi penentu apakah Liverpool bisa pulang membawa poin penuh dari London atau justru kembali tertahan.

Posisi Klasemen: Liverpool Tertahan di Empat Besar

Hasil imbang tanpa gol ini berdampak langsung pada posisi Liverpool di klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026. Saat ini, The Reds tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 33 poin dari 19 pertandingan. Posisi ini tentu sangat rawan tergusur oleh para pesaing di bawahnya jika mereka terus-menerus membuang poin melawan tim yang di atas kertas lebih lemah.

Di sisi lain, satu poin tambahan bagi Leeds United sangat berarti bagi perjuangan mereka menjauh dari zona degradasi. Saat ini, Leeds masih berada di posisi 16 klasemen dengan torehan 21 poin. Bagi Liverpool, hasil ini menjadi alarm keras bahwa setiap laga di Liga Inggris adalah pertarungan fisik dan taktik yang berat. Jika ingin tetap bersaing dalam perebutan gelar juara, mereka tidak boleh lagi melakukan kesalahan serupa di Craven Cottage akhir pekan ini.

Keyakinan Untuk Berkembang

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com