fin.co.id - Tahun 2026 diawali dengan bentrokan sengit antara Cagliari dan AC Milan dalam lanjutan Serie A. Pertandingan yang dijadwalkan di Sardinia pada Sabtu, 3 Januari 2026 dini hari WIB ini menjadi krusial bagi kedua tim.
AC Milan berambisi besar untuk mengambil alih puncak klasemen Liga Italia. Kemenangan akan mengantar mereka menyalip rival sekota, Inter Milan, yang saat ini memimpin. Pasukan Massimiliano Allegri tengah menikmati performa impresif, tak terkalahkan di kasta tertinggi Italia sejak akhir Agustus 2025.
Namun, Cagliari di kandang sendiri bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Tim tuan rumah siap menyajikan perlawanan sengit demi menjauh dari jurang degradasi. Mereka memiliki motivasi tinggi untuk mengamankan poin penuh di hadapan pendukungnya.
Meski sempat tersandung di ajang Supercoppa Italiana akibat kekalahan dari Napoli, AC Milan berhasil bangkit di laga penutup tahun 2025. Christian Pulisic dan Christopher Nkunku menjadi bintang kemenangan saat menggulung Hellas Verona. Gol perdana Nkunku di Serie A menjadi catatan penting dalam kemenangan tersebut.
Kemenangan krusial ini menjaga asa Milan dalam persaingan ketat memperebutkan Scudetto. Jarak empat poin saja memisahkan lima tim teratas klasemen sementara. Allegri kini menargetkan kemenangan keempat dari lima laga liga terakhir, menegaskan pentingnya konsistensi dalam perburuan gelar.
Laga ini sekaligus menandai momen reuni bagi Massimiliano Allegri, yang pernah menukangi Cagliari pada periode 2008-2010 sebelum hijrah ke San Siro. Secara historis, rekor pertemuan sangat berpihak pada tim tamu. Milan tidak terkalahkan dalam 14 pertemuan terakhir melawan Cagliari di Serie A.
Baca Juga
Terakhir kali Cagliari berhasil menaklukkan Milan terjadi pada Mei 2017, berkat gol telat Fabio Pisacane. Namun, Milan patut mewaspadai kenangan musim lalu ketika Cagliari berhasil menahan imbang dengan skor 3-3, berkat dua gol dari Gabriele Zappa.
Di kubu tuan rumah, pelatih Fabio Pisacane menghadapi ujian berat. Timnya baru saja meraih kemenangan dramatis atas Torino berkat gol Semih Kilicsoy. Namun, skuad Rossoblu dipastikan pincang dalam laga krusial ini.
Penyerang andalan Zito Luvumbo harus absen karena membela Angola di Piala Afrika. Daftar cedera Cagliari semakin panjang dengan absennya Michael Folorunsho yang harus menepi beberapa pekan akibat operasi lutut. Andrea Belotti dan Ze Pedro juga dipastikan tidak dapat diturunkan.
Kabar baik menghampiri skuad AC Milan dengan kembalinya penyerang andalan, Rafael Leao, yang telah berlatih penuh pasca cedera. Meskipun demikian, duet Pulisic dan Nkunku diprediksi tetap menjadi pilihan utama.
Baca Juga
Allegri kemungkinan besar akan tetap mengandalkan formasi favoritnya, 3-5-2. Di lini tengah, veteran Luka Modric akan menjadi motor serangan, di mana ketenangannya sangat dibutuhkan untuk mengendalikan tempo permainan di Sardinia.
Pertahanan Milan, yang dikawal oleh Mike Maignan, juga tengah dalam kondisi solid. Mereka mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 15 laga liga terakhir, menunjukkan kekuatan defensif yang patut diperhitungkan.
Perkiraan Susunan Pemain:
Cagliari (3-5-2): Caprile; Zappa, Mina, Luperto; Palestra, Adopo, Deiola, Prati, Idrissi; Esposito, Kilicsoy.
AC Milan (3-5-2): Maignan; Tomori, De Winter, Pavlovic; Saelemaekers, Loftus-Cheek, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Pulisic, Nkunku.