fin.co.id - Panggung sepak bola Spanyol langsung memanas pada awal tahun 2026 dengan menyajikan duel penuh gengsi bertajuk Derby Catalunya. Pemuncak klasemen sementara, Barcelona melawan Espanyol.
Barcelona akan bertandang ke markas rival sekota, Espanyol di RCDE Stadium pada pekan ke-18 La Liga. Laga panas ini dijadwalkan melangsungkan kick-off pada Minggu 4 Januari 2026 pukul 03.00 WIB.
Pertemuan kali ini bukan sekadar perburuan tiga poin untuk memperkokoh posisi di klasemen. Lebih dari itu, aroma emosi dan memori lama menyelimuti jalannya pertandingan. Sorotan utama tertuju pada kiper Joan Garcia yang kini mengenakan seragam Blaugrana. Garcia akan kembali ke stadion yang membesarkan namanya, namun kali ini ia datang sebagai lawan bagi publik Periquitos.
Hansi Flick berhasil menyulap Barcelona menjadi mesin gol yang paling mematikan di Spanyol musim ini. Hingga pekan ke-17, klub asal Catalan ini telah menggelontorkan 51 gol, angka tertinggi di La Liga. Barcelona datang dengan kepercayaan diri selangit setelah menyapu bersih tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Kemenangan 2-0 atas Villarreal di penghujung tahun 2025 menjadi bukti betapa solidnya skema permainan Flick. Saat ini, Barcelona nyaman di puncak klasemen dengan raihan 46 poin, unggul empat angka atas rival abadi mereka, Real Madrid. Namun, statistik mencatat ada celah yang bisa menjadi bumerang bagi Barcelona. Mereka telah kebobolan 20 gol sejauh ini, catatan pertahanan terburuk di antara penghuni tujuh besar klasemen. Celah inilah yang harus segera Flick benahi jika tidak ingin terpeleset di tangan rival sekota.
Berbeda dengan musim lalu yang harus puas finis di posisi ke-14, Espanyol musim 2025/2026 tampil sangat mengejutkan. Di bawah arahan Manolo Gonzalez, Espanyol kini menjelma menjadi kekuatan baru yang menakutkan. Mereka bertengger di posisi kelima klasemen dan hanya terpaut dua poin dari Atletico Madrid yang menduduki urutan keempat.
Baca Juga
Konsistensi menjadi kunci utama kebangkitan Espanyol. Dalam lima pertandingan liga terakhir, mereka sukses menyapu bersih kemenangan atas lawan-lawan tangguh seperti Sevilla, Athletic Bilbao, hingga Celta Vigo. Rekor kandang mereka di RCDE Stadium pun sangat impresif. Dari sembilan laga kandang, Periquitos berhasil mengemas enam kemenangan. Dukungan fanatik suporter sendiri akan menjadi tenaga tambahan bagi Espanyol untuk meredam agresivitas lini depan Blaugrana.
Duel Taktik: Manolo Gonzalez vs Hansi Flick
Manolo Gonzalez diprediksi akan menerapkan skema pertahanan rapat yang terorganisir sembari mengandalkan serangan balik cepat melalui sisi sayap. Ia menyadari bahwa membiarkan pemain Barcelona memegang bola terlalu lama di area pertahanan adalah sebuah kesalahan fatal. Espanyol akan mencoba memanfaatkan rapuhnya lini belakang Barcelona yang kerap kali kecolongan saat lawan melakukan transisi cepat.
Sementara itu, Hansi Flick tetap akan mengandalkan tekanan tinggi (high pressing) sejak menit awal. Kecepatan pemain sayap Barcelona akan menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Espanyol yang terkenal disiplin musim ini. Keberadaan Joan Garcia di bawah mistar gawang Barcelona juga memberikan rasa aman, meski ia harus menghadapi tekanan mental dari mantan pendukungnya sendiri.
Baca Juga
Prediksi Jalannya Pertandingan
Derby Catalunya selalu menghadirkan drama dan intensitas tinggi. Espanyol pasti akan bermain habis-habisan untuk memangkas jarak menuju zona Liga Champions sekaligus memberikan kekalahan bagi sang pemuncak klasemen. Namun, kematangan skuad Barcelona dalam mengelola tekanan pertandingan besar seringkali menjadi pembeda.
Laga ini kemungkinan besar akan berjalan terbuka dengan banyak jual beli serangan. Jika Barcelona mampu menambal kebocoran di lini pertahanan mereka, mereka berpeluang besar membawa pulang poin penuh. Namun, jika Espanyol mampu mencetak gol cepat, mental para pemain Barcelona akan diuji habis-habisan di bawah atmosfer stadion yang tidak ramah bagi mereka.
Prediksi Skor Akhir: Espanyol 1-2 Barcelona.(*#).