Bola . 03/01/2026, 13:41 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Persija Jakarta bersiap melanjutkan tren positif mereka dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada awal tahun 2026. Skuad berjuluk Macan Kemayoran akan menjamu tim promosi, Persijap Jepara, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu 3 Januari 2026.
Laga Persija vs Persijap dijadwalkan melangsungkan kick-off pukul 15.30 WIB ini menjadi kesempatan emas bagi tuan rumah untuk mengudeta posisi puncak klasemen.
Anak asuh Mauricio Souza datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melumat Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor telak 3-0 pada laga sebelumnya. Kemenangan tersebut membuktikan bahwa lini depan Persija sedang berada dalam performa yang sangat tajam. Meski baru saja melewati masa libur tahun baru, para pemain Persija tidak bersantai. Mereka justru melahap porsi latihan fisik dengan intensitas tinggi demi menjaga kebugaran saat menjamu Laskar Kalinyamat.
Secara statistik, Persija Jakarta menunjukkan performa yang sangat impresif sepanjang 15 pertandingan musim ini. Rizky Ridho dan kawan-kawan berhasil mencatatkan 30 gol dan hanya kebobolan 13 kali. Rasio gol ini menegaskan bahwa Persija memiliki keseimbangan yang baik antara lini serang yang agresif dan pertahanan yang solid.
Saat ini, Persija bercokol di peringkat kedua klasemen sementara dengan raihan 32 poin. Mereka hanya tertinggal dua poin dari Borneo FC dan Persib Bandung yang sama-sama mengoleksi 34 poin. Oleh karena itu, raihan tiga poin saat melawan Persijap menjadi harga mati. Jika berhasil menang, koleksi poin Persija akan menjadi 35. Namun, posisi puncak tetap bergantung pada hasil pertandingan para pesaingnya. Persija wajib berharap Borneo FC dan Persib tergelincir pada pekan ke-16 ini agar jalan menuju takhta klasemen terbuka lebar.
Kondisi berbanding terbalik justru menimpa tim tamu, Persijap Jepara. Anak asuh Divaldo Alves masih terseok-seok di papan bawah klasemen Super League 2025-2026. Laskar Kalinyamat saat ini terjerembab di zona degradasi, tepatnya pada peringkat ke-17 dengan koleksi hanya 9 poin.
Kesenjangan kualitas skuad dan performa menjadi tantangan berat bagi Divaldo Alves. Persijap membutuhkan poin penuh untuk bisa menggusur Semen Padang FC di peringkat ke-16 yang sudah mengantongi 10 poin. Meskipun berstatus sebagai tim kuda hitam, Persijap memiliki semangat juang tinggi yang patut diwaspadai oleh barisan pertahanan Persija. Namun, melawan Persija di hadapan pendukung fanatiknya di Jakarta tentu bukan pekerjaan yang mudah bagi tim tamu.
Analisis Strategi dan Potensi Line-Up
Pelatih Mauricio Souza kemungkinan besar akan tetap mengandalkan formasi menyerang sejak menit awal. Ia menginstruksikan para gelandang untuk mendominasi penguasaan bola dan memberikan suplai matang ke lini depan. Di sisi lain, Persijap diprediksi akan bermain lebih bertahan dengan mengandalkan serangan balik cepat untuk mencuri gol.
Pertandingan ini kemungkinan besar akan menyajikan dominasi total tuan rumah. Kualitas individu pemain seperti Rizky Ridho di lini belakang akan menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus oleh penyerang Persijap. Sementara itu, efektivitas konversi peluang di depan gawang lawan akan menjadi penentu seberapa besar skor yang bisa tercipta di akhir laga nanti.
Prediksi Skor
Bagi para penggemar yang tidak bisa hadir langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Anda tetap bisa mengikuti jalannya pertandingan. Mengutip informasi dari laman iLeague.id, duel klasik ini tidak tayang secara langsung atau live, namun pemirsa dapat menyaksikannya melalui siaran live delay di stasiun televisi Indosiar.
Melihat perbedaan performa yang cukup mencolok, Persija Jakarta jauh lebih diunggulkan dalam laga ini. Dorongan semangat untuk mengejar puncak klasemen akan membuat Macan Kemayoran tampil menggila sejak babak pertama. Kami memprediksi laga ini akan berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi tuan rumah.
Prediksi Skor: Persija Jakarta 3-0 Persijap Jepara.(*#).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media