fin.co.id - Kompetisi kasta kedua yang bertajuk Championship 2025-2026 kembali menyajikan duel sengit pada pekan ke-14. Kali ini, raksasa Sumatra Utara, PSMS Medan, harus bertandang ke markas Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor.
Laga Persikad vs PSMS akan berlangsung hari Sabtu 3 Januari 2026 pukul 15.30 WIB ini menjadi krusial bagi kedua tim yang tengah bersaing ketat di papan klasemen Liga 2.
Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan duel "tetangga" di tabel peringkat. Persikad Depok saat ini menduduki posisi keenam dengan koleksi 18 poin. Sementara itu, PSMS Medan membayangi tepat di bawahnya, yakni peringkat ketujuh dengan selisih hanya satu angka (17 poin). Kemenangan bagi salah satu tim akan mengubah peta persaingan menuju babak selanjutnya secara signifikan.
Kabar kurang sedap menghampiri kubu PSMS Medan menjelang laga tandang ini. Striker asing andalan mereka, Felipe Cadenazzi, harus absen karena masalah kebugaran. Kehilangan Cadenazzi tentu menjadi lubang besar di lini serang Ayam Kinantan. Namun, pelatih Kas Hartadi nampaknya tidak perlu terlalu risau karena ia memiliki "kartu as" dalam diri Rudiyana.
Rudiyana membuktikan bahwa ia bukan sekadar pelapis biasa. Pada pekan sebelumnya, mantan pemain Persib Bandung ini tampil menggila saat PSMS menumbangkan Sriwijaya FC dengan skor telak 3-1. Rudiyana memborong dua gol sekaligus dalam laga tersebut. Ketajaman Rudiyana inilah yang diharapkan kembali muncul saat menghadapi pertahanan Persikad Depok sore nanti. Kas Hartadi kemungkinan besar akan kembali memasang Rudiyana sebagai starter untuk meneror gawang lawan sejak menit awal.
Kondisi Pincang Tak Surutkan Nyali PSMS
Baca Juga
Pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi, mengakui bahwa kondisi timnya saat ini sedang tidak ideal. Badai cedera dan akumulasi kartu kuning memaksa sang arsitek tim memutar otak lebih keras. Untuk lawatan ke Bogor kali ini, manajemen PSMS memboyong 23 pemain yang dianggap paling siap bertarung.
"Untuk pertandingan besok, PSMS ke Bogor membawa 23 pemain. Kami memang tidak tampil full team karena ada pemain yang cedera dan akumulasi kartu. Namun, kami memiliki tekad bulat untuk mencuri poin di kandang Persikad Depok," tegas Kas Hartadi kepada awak media dalam sesi konferensi pers, Jumat 2 Januari 2026.
Kas Hartadi menyadari bahwa mencuri poin di Pakansari bukanlah pekerjaan mudah. Namun, bekal kemenangan atas Sriwijaya FC memberikan suntikan moral yang sangat dibutuhkan para pemainnya untuk meladeni permainan taktis tuan rumah.
Persikad Depok: Ambisi Menjaga Keangkeran Pakansari
Baca Juga
Di sisi lain, Persikad Depok juga sedang dalam tren positif. Pada laga terakhir, mereka sukses membawa pulang tiga poin dari markas PSPS Pekanbaru dengan kemenangan tipis 3-2. Kemenangan tandang tersebut membuktikan bahwa mental bertarung anak-anak Depok sedang berada di puncak.
Pada putaran pertama lalu, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan kedua tim sebenarnya cukup berimbang. Persikad tentu ingin memanfaatkan status tuan rumah untuk meraih poin penuh demi menjauh dari kejaran PSMS di klasemen. Dengan dukungan publik Bogor dan Depok, mereka diprediksi akan bermain sangat agresif guna meredam ambisi Ayam Kinantan.
Strategi dan Analisis Pertandingan
Persikad kemungkinan besar akan menekan sejak awal untuk mengeksploitasi lini belakang PSMS yang kehilangan beberapa pilar inti. Sebaliknya, PSMS Medan diprediksi akan bermain lebih sabar dengan mengandalkan serangan balik cepat yang berujung pada penyelesaian akhir Rudiyana. Kematangan strategi Kas Hartadi dalam mengelola pemain yang tersisa akan menjadi kunci utama dalam laga ini.
Pertandingan ini juga menjadi ajang adu taktik dua pelatih berpengalaman di liga Indonesia. Siapa yang mampu menjaga konsentrasi hingga menit akhir, dialah yang akan keluar sebagai pemenang dalam duel panas di awal tahun 2026 ini.