fin.co.id - Juventus akan berhadapan dengan Sassuolo dalam laga lanjutan Serie A, di Stadion Mapei, pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 02.45 WIB.
Pada laga menghadapi Sassuolo nanti, Bianconeri berambisi merespons cepat kehilangan dua poin penting di akhir pekan lalu.
Bertandang ke markas Sassuolo yang kini berada di papan tengah Serie A, Juventus diprediksi bakal menjalani laga ketat.
Kedua tim sama-sama mengawali tahun 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Juventus dan Sassuolo harus puas berbagi angka 1-1 saat menghadapi tim papan bawah Serie A di pertandingan terakhir mereka.
Juventus Gagal Lanjutkan Tren Positif
Berharap melanjutkan performa impresif di penghujung 2025, Juventus menargetkan kemenangan kelima beruntun saat menjamu Lecce di Turin. Namun, harapan itu pupus setelah laga berakhir imbang.
Skuad asuhan Luciano Spalletti sebelumnya mencatat tiga kemenangan beruntun di liga serta satu kemenangan di kompetisi Eropa, hingga sang pelatih sempat membuka peluang berbicara soal perburuan gelar. Sementara Lecce datang hanya dengan misi bertahan di Serie A.
Baca Juga
Juventus justru kebobolan lebih dulu menjelang turun minum. Weston McKennie kemudian menyamakan kedudukan di awal babak kedua lewat gol pertamanya musim ini di Serie A.
Peluang emas datang melalui Jonathan David, namun eksekusi penaltinya terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Lecce. Juventus juga nyaris menang lewat Kenan Yildiz dan Lois Openda, tetapi peluang mereka gagal berbuah gol.
Meski Spalletti sukses membawa Juventus bangkit dengan tujuh kemenangan dari delapan laga terakhir di tahun 2025, peluang juara tampaknya masih jauh dari realistis. Fokus utama Juve kini adalah menjaga posisi di zona Liga Champions.
Rekor Kurang Meyakinkan di Markas Sassuolo
Juventus tidak bisa lengah, mengingat Sassuolo memiliki catatan apik saat menjamu mereka. Dalam dua pertemuan terakhir di Reggio Emilia, Sassuolo selalu keluar sebagai pemenang, termasuk kemenangan 1-0 dan 4-2 yang terjadi dalam rentang enam bulan.
Baca Juga
Saat itu, nama-nama seperti Domenico Berardi, Andrea Pinamonti, dan Armand Lauriente turut mencatatkan gol. Ketiganya masih menjadi andalan Sassuolo hingga musim ini.
Sassuolo Stabil tapi Mulai Tersendat
Setelah langsung promosi sebagai juara Serie B, Sassuolo tampil cukup meyakinkan di musim comeback mereka. Bahkan, Neroverdi sempat disebut sebagai kuda hitam dalam persaingan menuju kompetisi Eropa.