Bola . 09/01/2026, 18:07 WIB

Gagal ke Piala Dunia 2026, Joey Pelupessy Ungkap Luka Mendalam di Timnas Indonesia

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026 masih menyisakan luka mendalam bagi sejumlah pemain skuad Garuda.

Salah satunya adalah Joey Pelupessy, gelandang naturalisasi yang mengaku butuh waktu lama untuk menerima kenyataan pahit tersebut.

Joey menjadi bagian dari skuad Indonesia yang bertarung di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sayangnya, mimpi tampil di ajang sepak bola paling bergengsi antarnegara itu harus kandas setelah Timnas gagal menunjukkan performa terbaik di fase krusial.

Kegagalan ini terasa semakin berat karena terjadi di masa transisi pelatih. Patrick Kluivert, yang ditunjuk sebagai pengganti Shin Tae-yong, justru tidak mampu mengangkat performa tim.

Di bawah arahan legenda Belanda itu, tren permainan Timnas Indonesia dinilai menurun hingga akhirnya peluang lolos ke Piala Dunia benar-benar tertutup.

Harapan besar sempat menyertai penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Namun, ekspektasi tersebut tak berjalan sesuai rencana.

Permainan Timnas justru kehilangan soliditas, terutama saat menghadapi lawan-lawan berat seperti Arab Saudi dan Iran di putaran keempat kualifikasi.

Joey Pelupessy secara terbuka mengakui bahwa Timnas Indonesia tidak tampil cukup solid di laga-laga penentuan tersebut. Padahal, menurutnya, peluang untuk lolos sebenarnya terbuka lebar sejak putaran sebelumnya.

“Jika kamu kalah dua kali, maka kamu memang tidak pantas mendapatkannya. Tapi kami hampir saja lolos dengan cepat. Dan tiba-tiba semuanya berakhir,” kata Joey Pelupessy, dikutip dari BolaSport.com melalui laman Tubantia.

Pernyataan itu menggambarkan betapa tipisnya jarak antara mimpi dan kenyataan. Dalam sepak bola, satu momen bisa mengubah segalanya—dan Timnas Indonesia harus membayar mahal kegagalan memaksimalkan peluang.

Bagi Joey Pelupessy, kegagalan ini terasa jauh lebih menyakitkan karena faktor usia. Pemain yang saat ini membela Lommel SK itu sadar betul bahwa kesempatan tampil di Piala Dunia tidak datang berkali-kali, terutama bagi pemain yang sudah memasuki usia matang.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com