fin.co.id - Stadion Gelora B.J. Habibie akan menjadi saksi pertarungan sengit dua raksasa sepak bola Indonesia, PSM Makassar dan Bali United. Laga pekan ke-17 BRI Super League yang berlangsung pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 19.00 WIB.
Duel ini membawa beban yang kontras bagi PSM Makassar dan Bali United. Tuan rumah tengah berjuang keluar dari jurang kekalahan, sementara tim tamu sedang menikmati puncak performa mereka.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian taktik antara Tomas Trucha di kubu Juku Eja melawan Johnny Jansen di sisi Serdadu Tridatu. Penggemar sepak bola nasional dapat menyaksikan duel panas ini melalui siaran langsung Indosiar maupun layanan streaming Vidio.
Langkah PSM Makassar melandai tajam dalam beberapa pekan terakhir. Padahal, publik sempat menaruh harapan besar saat Tomas Trucha pertama kali mengambil alih kursi kepelatihan. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. PSM menelan tiga kekalahan beruntun yang menyakitkan dari lawan-lawan tangguh.
Rentetan hasil negatif ini bermula saat mereka menyerah 0-1 dari Malut United, disusul kekalahan tipis dengan skor serupa dari juara bertahan Persib Bandung. Terakhir, Juku Eja harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 1-2. Meskipun kalah dalam tiga laga tersebut, performa kolektif PSM sebenarnya tidak sepenuhnya mengecewakan.
Barisan pertahanan PSM mampu menunjukkan kedisiplinan tinggi saat menghadapi tim-tim penghuni empat besar klasemen. Masalah utama yang menghantui Tomas Trucha adalah kemandulan di lini depan. Hingga saat ini, PSM belum menemukan sosok penyerang murni yang mampu mengonversi peluang menjadi gol secara konsisten. Tanpa ketajaman di kotak penalti lawan, pertahanan sekuat apa pun akan terasa sia-sia jika tim tidak mampu membalas serangan.
Kontras dengan kondisi tuan rumah, Bali United terbang ke Parepare dengan kepercayaan diri setinggi langit. Anak asuh Johnny Jansen tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di BRI Super League. Sang pelatih tampaknya sudah menemukan ramuan ajaib untuk menjaga stabilitas tim, terutama di sektor pertahanan.
Komposisi lini belakang Bali United saat ini menjadi yang terbaik di liga. Duet bek sentral, Joao Ferrari dan pemain muda potensial Kadek Arel, bertransformasi menjadi tembok baja yang sulit diruntuhkan. Keduanya tampil sangat solid dalam memotong aliran bola bawah maupun memenangkan duel udara.
Efek dari kekompakan mereka sangat luar biasa; Bali United mencatatkan lima kali clean sheet atau nirbobol secara beruntun. Prestasi ini juga tidak lepas dari peran kiper Mike Hauptmeijer yang tampil cemerlang di bawah mistar gawang. Refleks cepat dan keberaniannya keluar dari sarang untuk memutus umpan silang lawan seringkali menyelamatkan Serdadu Tridatu dari kebobolan.
Pertarungan Strategi: Menyerang vs Bertahan
Tomas Trucha kemungkinan besar akan menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih agresif guna memutus kebuntuan gol. PSM butuh gol cepat untuk meruntuhkan mentalitas baja para pemain Bali United. Mengandalkan dukungan penuh suporter di Stadion B.J. Habibie, Juku Eja diprediksi akan menekan sejak menit awal melalui serangan sayap yang cepat.
Namun, strategi ini mengandung risiko besar. Bali United sangat mahir dalam melakukan serangan balik kilat. Johnny Jansen biasanya menumpuk pemain di tengah untuk merusak alur bola lawan, kemudian melepaskan umpan panjang kepada penyerang sayap mereka yang lincah. Jika PSM terlalu asyik menyerang dan meninggalkan lubang di lini belakang, Bali United tidak akan ragu untuk menghukum mereka lewat transisi cepat.
Lini tengah akan menjadi kunci penentu kemenangan. Siapa pun yang berhasil memenangkan perebutan bola di area tengah lapangan akan memiliki kendali penuh atas tempo pertandingan. Bagi PSM, kreativitas gelandang menjadi harga mati untuk menyuplai bola matang ke lini depan. Sementara bagi Bali United, kedisiplinan menjaga area adalah kunci untuk mempertahankan rekor nirbobol mereka.
Prediksi Skor dan Jalannya Laga
Melihat tren kedua tim, Bali United sedikit lebih diunggulkan berkat momentum positif yang mereka bawa. Pertahanan yang kokoh akan membuat para pemain PSM Makassar frustrasi jika mereka tidak mampu melakukan variasi serangan yang kreatif.
Akan tetapi, PSM Makassar selalu memiliki semangat "Ewako" yang luar biasa saat bermain di kandang. Dorongan moral dari tribun penonton seringkali membuat pemain PSM tampil melampaui batas kemampuan mereka. Pertandingan diprediksi akan berjalan sangat alot dengan intensitas fisik yang tinggi. Skor tipis kemungkinan besar akan menjadi hasil akhir, di mana satu kesalahan kecil dari salah satu tim akan berakibat fatal. PSM 1-0 Bali United (*#).