Mesir Berhasil Raih Tiket Semifinal Piala Afrika 2025, Mohamed Salah Dedikasikan Kemenangan untuk Suporter!

sport.fin.co.id - 11/01/2026, 19:24 WIB

Mesir Berhasil Raih Tiket Semifinal Piala Afrika 2025, Mohamed Salah Dedikasikan Kemenangan untuk Suporter!

Mohammed Salah membawa Mesir lolos ke Semifinal Piala Afrika 2025 - Sumber X @MoSalah -

fin.co.id - Kemenangan dramatis Timnas Mesir di perempat final Piala Afrika 2025 akhirnya membawa mereka melangkah ke babak semifinal. Mohamed Salah, sang kapten bintang, langsung mempersembahkan pencapaian ini untuk para penggemar setia Mesir yang terus memberikan dukungan tak tergoyahkan. Laga sengit melawan juara bertahan, Pantai Gading, berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Mesir, membuktikan semangat juang tinggi skuad The Pharaohs.

Intisari :

  • Mesir lolos ke semifinal Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan juara bertahan Pantai Gading 3-2.
  • Mohamed Salah mendedikasikan kemenangan ini untuk para suporter Mesir.
  • Mesir akan menghadapi Senegal di semifinal, sebuah pertemuan ulangan final Piala Afrika 2021.

Kemenangan Penuh Perjuangan Lawan Juara Bertahan

Pertandingan perempat final melawan Pantai Gading, Minggu dini hari WIB, menjadi saksi kegigihan luar biasa para pemain Mesir. Mohamed Salah mengungkapkan rasa bangganya bisa membawa kebahagiaan bagi masyarakat Mesir. "Kami selalu ingin membawa kebahagiaan bagi para suporter Mesir, dan dengan pola pikir seperti ini kami percaya bisa memenangkan setiap pertandingan," ujar Salah seperti dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Pemain klub Liga Inggris Liverpool ini menekankan bahwa motivasi terbesar mereka adalah masyarakat Mesir dan seluruh pencinta tim nasional.

Semangat juang ini terlihat sejak awal pertandingan. Mesir langsung tancap gas dengan gol cepat Omar Maroush di menit ke-4. Keunggulan mereka semakin kokoh berkat gol Rami Rabi di menit ke-32. Meskipun Pantai Gading berhasil memperkecil kedudukan melalui gol bunuh diri Ahmed Fatouh di menit ke-40, Mesir tidak kendur.

Memasuki babak kedua, Mohamed Salah sendiri yang menambah keunggulan Mesir menjadi 3-1 pada menit ke-52. Pantai Gading sempat memberikan perlawanan dengan mencetak gol kedua mereka melalui Guela Doue di menit ke-73, namun skor 3-2 bertahan hingga akhir laga.

Pesan Motivasi dari Sang Bintang dan Sang Nahkoda

Mohamed Salah menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi negaranya. Pengalaman segudang yang dimilikinya ia curahkan untuk memotivasi rekan-rekannya. "Saya selalu mengatakan kepada rekan-rekan setim untuk memberikan segalanya begitu mereka melangkah ke lapangan. Hal itu sangat penting agar kami tidak memiliki penyesalan," tegas pemain berusia 32 tahun itu. Baginya, setiap pertandingan adalah kesempatan untuk berjuang demi Mesir.

Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, turut menyoroti mentalitas para pemainnya. Ia menyebut bahwa semangat para pemain yang menganggap laga perempat final ini layaknya sebuah final menjadi kunci kemenangan. "Saya sangat senang. Para pemain memberikan segalanya, dan saya bangga kepada mereka," ucap Hassan. Ia juga mengakui adanya kesalahan yang menyebabkan timnya kebobolan dua gol, namun tetap optimis. "Kami akan memperbaiki kekurangan tersebut untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya," tambahnya.

Menanti Duel Klasik di Semifinal: Mesir vs Senegal

Kini, Mesir akan menghadapi ujian berat di semifinal Piala Afrika 2025. Lawan yang akan dihadapi adalah Senegal, tim yang tidak asing lagi bagi Mesir. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/1) dini hari WIB. Senegal sendiri berhasil mengamankan tiket semifinal setelah menyingkirkan Mali dengan skor 1-0.

Pertemuan Mesir dan Senegal di Piala Afrika selalu menyajikan drama. Terakhir kali kedua tim bersua adalah di final Piala Afrika tahun 2021. Kala itu, Senegal keluar sebagai juara setelah melalui adu penalti yang menegangkan dengan skor 4-2, menyusul hasil imbang tanpa gol sepanjang 120 menit pertandingan.

Mesir memiliki sejarah panjang dan gemilang di Piala Afrika. Mereka tercatat telah tujuh kali meraih gelar juara, yaitu pada tahun 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, dan 2010. Dengan sejarah dan semangat yang membara, Mesir bertekad untuk kembali mengangkat trofi.

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID