fin.co.id - AC Milan wajib bangkit untuk kembali ke jalur kemenangan ketika bertandang ke markas Fiorentina, di Stadion Artemio Franchi pada lanjutan Serie A, Minggu, 11 Januari 2026, pukul 21.00 WIB.
Hasil imbang di kandang pada pertengahan pekan lalu membuat Rossoneri gagal memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Inter Milan, sehingga setiap poin kini terasa sangat krusial dalam persaingan gelar juara.
Milan sebenarnya cukup beruntung bisa menghindari kekalahan saat menghadapi Genoa. Gol telat Rafael Leao menyelamatkan satu poin, meski mereka nyaris tumbang andai penalti lawan di menit akhir tidak melambung.
Tambahan satu poin itu membuat Milan tertinggal tiga angka dari Inter, namun rekor tak terkalahkan mereka di liga tetap terjaga.
Di sisi lain, Fiorentina datang dengan kondisi yang masih jauh dari ideal. Tim asal Toscana itu menempati posisi kedua dari bawah klasemen dengan koleksi 13 poin, terpaut tiga angka dari zona aman. Meski demikian, ada tanda-tanda kebangkitan dalam beberapa pekan terakhir.
La Viola sukses meraih dua kemenangan dalam rentang waktu singkat, sebelum kembali kehilangan poin secara menyakitkan saat ditahan imbang Lazio.
Baca Juga
Sempat berbalik unggul lewat gol Robin Gosens dan penalti Albert Gudmundsson, Fiorentina gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Hasil imbang tersebut memperpanjang catatan buruk mereka, dengan total 18 poin terbuang dari posisi unggul musim ini, terbanyak di Serie A.
Namun, Fiorentina kini mengoleksi tujuh poin dari empat laga terakhir, lebih banyak dibandingkan total poin dari 15 pertandingan awal.
Aktivitas transfer juga memberi harapan baru, termasuk kedatangan Marco Brescianini yang sebelumnya memperkuat Milan.
Baca Juga
Faktor kandang bisa menjadi modal tersendiri. Fiorentina tercatat memenangkan tiga dari empat pertemuan terakhir melawan Milan di Stadion Artemio Franchi. Kemenangan akhir pekan ini bahkan berpotensi membawa mereka keluar dari zona degradasi.
Meski begitu, Milan punya kepercayaan diri tinggi. Mereka memenangi pertemuan terakhir di San Siro, di mana Rafael Leao mencetak dua gol.
Di bawah asuhan Massimiliano Allegri, Milan tampil stabil dan efisien. Rossoneri juga menjadi satu-satunya tim yang belum pernah kalah dalam laga tandang musim ini, dengan catatan lima kemenangan dan tiga hasil imbang.
Jika mampu setidaknya menghindari kekalahan, Milan akan mencapai paruh musim dengan hanya satu kekalahan liga, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih lebih dari dua dekade lalu.
Allegri tentu menuntut respons cepat dari anak asuhnya agar tetap unggul atas Napoli, Juventus, dan AS Roma dalam persaingan papan atas.