fin.co.id - Liverpool akan memulai petualangan mereka di putaran ketiga Piala FA musim 2025-26 dengan menjamu tim kasta ketiga, Barnsley. Stadion Anfield bakal menjadi saksi perjuangan anak asuh pelatih Liverpool untuk menjaga momentum positif pada Selasa 13 Januari 2026 dini hari pukul 02.45 WIB.
Laga ini bukan sekadar pertemuan dua tim dengan kasta berbeda, melainkan ajang pembuktian konsistensi bagi Liverpool untuk meraih kemenangan di kandang sendiri saat melawan perwakilan League One Cup.
Langkah The Reds di Liga Inggris musim ini memang tidak berjalan mulus dalam upaya mereka mempertahankan gelar juara. Namun, angin segar mulai berembus ke kubu tuan rumah. Liverpool menunjukkan grafik performa yang kian membaik dalam beberapa pekan terakhir. Hasil imbang tanpa gol kontra pemuncak klasemen, Arsenal, di Emirates Stadium menjadi bukti sahih bahwa pertahanan Liverpool kembali solid. Kini, mereka berharap dapat membawa mentalitas tersebut ke kompetisi piala domestik tertua di dunia ini.
Liverpool tentu tidak ingin mengulang memori kelam Piala FA musim lalu. Kala itu, mereka memulai kompetisi dengan sangat meyakinkan lewat kemenangan telak 4-0 atas Accrington Stanley. Namun, publik Anfield tersentak ketika tim kesayangan mereka harus tersingkir secara memilukan di babak berikutnya. Kekalahan mengejutkan 1-0 dari Plymouth Argyle menjadi tamparan keras yang membekas hingga saat ini.
Target Liverpool musim ini sangat jelas: melaju sejauh mungkin. Mengoleksi delapan trofi Piala FA sepanjang sejarah, The Reds terakhir kali berpesta pada musim 2021-22 setelah menumbangkan Chelsea lewat drama adu penalti. Ambisi untuk kembali mengangkat trofi di Wembley menjadi motivasi ekstra bagi para pemain untuk tidak meremehkan lawan dari League One.
Di sisi lain, Barnsley datang ke Anfield tanpa beban namun penuh ambisi. Tim berjuluk The Tykes ini sudah memulai kampanye Piala FA mereka sejak November lalu. Perjalanan mereka menuju putaran ketiga pun tergolong dramatis. Mereka berhasil menyingkirkan York City dengan skor 3-2 berkat gol telat Marc Roberts pada menit ke-91.
Baca Juga
Ketangguhan Barnsley kembali teruji saat menghadapi Peterborough United di babak kedua. Gol penentu dari Patrick Kelly, yang turun sebagai pemain pengganti, memastikan kemenangan tipis 1-0. Meski saat ini Barnsley tengah kesulitan meraih poin di kompetisi liga (League One), turnamen seperti Piala FA selalu menyajikan panggung bagi tim kuda hitam untuk menciptakan kejutan besar atau giant killing.
Head-to-Head dan Statistik Kunci
Berdasarkan catatan sejarah, Liverpool memang mendominasi pertemuan kedua tim. Dari 23 kali bentrokan, Liverpool mengamankan 14 kemenangan, sementara Barnsley hanya mampu mencuri lima kemenangan, dan lima laga lainnya berakhir sama kuat.
Baca Juga
Namun, ada satu statistik yang patut membuat pendukung tuan rumah waspada. Pertemuan terakhir kedua tim di Piala FA terjadi pada Februari 2008. Kala itu, secara mengejutkan Barnsley mampu mempermalukan Liverpool dengan skor 2-1. Kenangan pahit 18 tahun silam tersebut menjadi pengingat bahwa di Piala FA, segalanya bisa terjadi.
Statistik Penting Jelang Laga:
Liverpool selalu berhasil lolos dari putaran ketiga Piala FA dalam enam musim terakhir.
Liverpool mencatatkan lima kemenangan dan lima hasil imbang dalam 10 laga terakhir di semua kompetisi.
Barnsley memenangkan satu-satunya gelar Piala FA mereka pada tahun 1912 setelah mengalahkan West Bromwich Albion.