fin.co.id - Bologna bersiap menjamu Fiorentina dalam lanjutan Serie A bertajuk Derby dell Appennino, pada Minggu, 18 Januari 2026, pukul 21.00 WIB.
Laga ini datang di momen krusial bagi Rossoblu, yang perlahan mulai menemukan kembali ritme permainan setelah performa yang menurun sejak awal Desember.
Sebelum bertandang ke markas Hellas Verona pada tengah pekan, Bologna tidak mampu meraih satu pun kemenangan dalam tujuh laga Serie A.
Tekanan pun mengarah ke pelatih Vincenzo Italiano, yang ironisnya harus menghadapi mantan klubnya dalam kondisi mendesak.
Mental Kuat Rossoblu Teruji di Verona
Meski sempat tertinggal lebih dulu, Bologna menunjukkan karakter kuat. Gol spektakuler Riccardo Orsolini menyamakan kedudukan, sebelum Jens Odgaard dan Santiago Castro membawa tim tamu unggul menjelang turun minum.
Hellas Verona sempat memangkas jarak, namun penyelamatan gemilang Federico Ravaglia memastikan tiga poin tetap dibawa pulang.
Baca Juga
Hasil tersebut memang belum mengangkat Bologna ke zona Eropa. Mereka masih berada di peringkat kedelapan klasemen, tertinggal dari sejumlah pesaing. Namun, kemenangan itu menjadi suntikan moral penting jelang duel sarat gengsi ini.
Catatan Kandang Jadi Modal Bologna
Menjelang laga penting Liga Europa melawan Celtic pekan depan, Bologna wajib lebih dulu mengamankan poin di kandang.
Rossoblu punya modal positif, karena mereka berhasil meraih dua kemenangan kandang beruntun atas Fiorentina dalam pertemuan terakhir di Stadion Dall Ara.
Terakhir kali Fiorentina mencuri kemenangan di markas Bologna sudah cukup lama berlalu, meski dua pertemuan terbaru di Florence berakhir dengan hasil positif bagi La Viola berkat gol-gol telat Moise Kean.
Baca Juga
Fiorentina Mulai Bangkit, Tapi Masalah Lama Belum Hilang
Fiorentina sempat terpuruk di dasar klasemen beberapa pekan lalu. Namun, tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat dengan raihan delapan poin dari lima laga terakhir. Sayangnya, masalah konsentrasi di lini belakang masih terus menghantui.
Fiorentina kembali gagal menjaga keunggulan saat ditahan imbang Lazio dan AC Milan. Saat menghadapi Milan, gol pembuka Pietro Comuzzo harus sirna akibat gol penyeimbang di menit ke-90.