Bola . 20/01/2026, 20:02 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Situasi tersebut kontras dengan kondisi di kubu tamu. Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, relatif aman dari ancaman pemecatan meski timnya juga belum sepenuhnya meyakinkan di Eropa.
Borussia Dortmund datang dengan motivasi besar, mengingat Liga Champions kini menjadi peluang terbaik mereka untuk meraih trofi musim ini.
Di Bundesliga, Dortmund masih tertinggal jauh dari Bayern Munchen, sementara langkah mereka di DFB Pokal sudah terhenti setelah disingkirkan Bayer Leverkusen.
Meski hanya bermain imbang 2-2 melawan Bodo Glimt pada laga Eropa terakhir, Dortmund menunjukkan konsistensi dengan tujuh pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi.
Kemenangan dramatis 3-2 atas St Pauli akhir pekan lalu, lewat penalti menit akhir Emre Can, menjadi bukti mentalitas juang Die Borussen.
Namun, rekor tandang Dortmund ke Inggris tidak terlalu meyakinkan. Mereka kalah tujuh kali dari delapan lawatan terakhir ke markas tim Inggris di kompetisi Eropa.
Selain itu, Dortmund juga selalu kalah dalam empat pertemuan terakhir melawan Tottenham, termasuk agregat 0-4 pada babak 16 besar Liga Champions musim 2018-2019.
Tottenham harus menghadapi laga penting ini dengan krisis pemain belakang. Micky van de Ven absen karena akumulasi kartu, sementara Ben Davies harus menepi cukup lama akibat cedera pergelangan kaki.
Daftar cedera Spurs juga dihuni beberapa nama penting lain, sehingga kedalaman skuad menjadi masalah serius.
Sebaliknya, Dortmund relatif lebih beruntung. Hanya Marcel Sabitzer yang dipastikan absen, sementara beberapa pemain yang sempat bermasalah sudah kembali siap tampil.
Di lini depan, Fabio Silva berpeluang kembali dipercaya setelah tampil impresif dalam beberapa pekan terakhir.
Vicario; Porro, Romero, Danso, Spence; Gray, Bergvall; Odobert, Simons, Kolo Muani; Solanke
Kobel; Can, Anton, Schlotterbeck; Ryerson, Bellingham, Nmecha, Svensson; Adeyemi, Brandt; Silva
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media