Bola . 21/01/2026, 16:41 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Kedua tim pernah bertemu pada kualifikasi Liga Europa 2013. Saat itu Eintracht Frankfurt keluar sebagai pemenang dengan agregat 4-1, setelah meraih kemenangan 2-0 dan 2-1.
Meski demikian, kondisi kedua tim kini sangat berbeda dibandingkan pertemuan tersebut.
Eintracht Frankfurt bertolak ke Azerbaijan dalam situasi yang tidak ideal.
Klub Bundesliga tersebut baru saja memecat pelatih kepala Dino Toppmoller setelah serangkaian hasil buruk di kompetisi domestik dan Eropa, terutama akibat lemahnya sektor pertahanan.
Tanggung jawab tim kini dipegang sementara oleh Dennis Schmitt dan Alexander Meier.
Fokus utama keduanya adalah mengembalikan stabilitas permainan serta memperbaiki organisasi bertahan yang kerap menjadi titik lemah Frankfurt musim ini.
Perjalanan Frankfurt di Liga Champions sejauh ini jauh dari ekspektasi. Mereka hanya mengumpulkan empat poin dari enam pertandingan, dengan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan.
Beberapa kekalahan telak, termasuk dari Atletico Madrid dan Liverpool, serta kekalahan tanpa mencetak gol saat menghadapi Atalanta, memperjelas masalah struktural di lini belakang.
Qarabag tidak memiliki tambahan cedera baru jelang laga ini. Namun gelandang Kady Borges masih harus menepi akibat cedera tulang fibula kiri. Bek Kevin Medina dan Matheus Silva berada dalam ancaman akumulasi kartu kuning.
Sementara itu, Frankfurt dipastikan kehilangan sejumlah pemain penting. Jonathan Burkardt, Timothy Chandler, dan Elias Baum absen karena cedera.
Hugo Larsson serta Mario Gotze juga tidak bisa tampil karena sakit, sedangkan Rasmus Kristensen dipastikan menepi akibat cedera.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media