Raket . 24/01/2026, 20:43 WIB

BELUM REJEKI! Ganda Campuran RI Kandas di Indonesia Masters 2026, Istora Terdiam

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Di balik pertarungan sengit di lapangan, terungkap bahwa kondisi lapangan menjadi salah satu faktor penentu kekalahan Jafar/Felisha.

Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, seusai pertandingan, mengungkapkan rasa penyesalannya.

Ia mengakui bahwa timnya mengalami kesulitan beradaptasi dengan perubahan arah angin yang sangat dinamis di Istora GBK.

"Kesempatannya ada, tetapi kami gagal memanfaatkannya," ujar Felisha penuh nada kecewa.

"Di gim kedua juga kami banyak tertekan."

Menurut Felisha, kondisi angin membuat mereka merasa tidak nyaman dan sulit keluar dari tekanan lawan.

"Selain itu, ada beberapa kendala teknis yang juga memengaruhi permainan kami," tambahnya.

Kesulitan ini semakin terasa saat pertandingan memasuki gim penentu, di mana faktor non-teknis menjadi krusial.

Eror Lapangan dan Strategi Cerdik Lawan: Kekalahan yang Terasa Menyakitkan

Felisha menjelaskan lebih lanjut mengenai dampak perubahan lapangan yang memengaruhi performa mereka.

"Kondisi anginnya sangat terasa berbeda," ungkap Felisha.

Ia merinci, "Di gim kedua, saat saya banyak servis, situasinya cukup aman untuk membangun serangan."

Namun, petaka datang ketika mereka harus bertukar sisi lapangan di gim ketiga.

"Tetapi setelah berganti lapangan, kendalinya jadi sulit," keluh Felisha.

Pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, memanfaatkan situasi ini dengan sangat cerdik.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com