Eze Terpinggirkan di Arsenal: Pemain Rp1,34 Triliun yang Kehilangan Menit Bermain

sport.fin.co.id - 26/01/2026, 16:30 WIB

Eze Terpinggirkan di Arsenal: Pemain Rp1,34 Triliun yang Kehilangan Menit Bermain

Eberechi Eze, Image: @eze / Instagram

fin.co.id - Eberechi Eze sempat menjadi salah satu sorotan utama Arsenal musim ini. Gol hat-trick ke gawang Tottenham pada November lalu menjadi momen puncak yang memperkuat alasan The Gunners mengeluarkan dana besar untuk memboyongnya. Namun, seiring berjalannya musim, peran Eze justru semakin terbatas dan ia kini lebih sering berada di pinggir lapangan.

Dalam enam pertandingan terakhir Liga Inggris, Eze hanya mencatatkan total 23 menit bermain. Ia bahkan tidak dimainkan sama sekali dalam empat laga, termasuk dua hasil imbang tanpa gol ketika Arsenal membutuhkan kreativitas untuk membongkar pertahanan lawan. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar mengenai posisinya dalam rencana Mikel Arteta.

Kembalinya Odegaard Mengubah Peta Persaingan

Salah satu faktor utama berkurangnya menit bermain Eze adalah kembalinya Martin Odegaard. Sang kapten langsung kembali menjadi poros utama permainan Arsenal dan nyaris selalu menjadi pilihan pertama Arteta. Posisi Odegaard dan Eze yang sama-sama beroperasi di area nomor 10 membuat keduanya sulit dimainkan bersamaan.

Jika Arteta memaksakan duet tersebut, konsekuensinya adalah mengorbankan gelandang kunci seperti Declan Rice atau Martin Zubimendi. Dalam konteks perburuan gelar, Arteta memilih menjaga keseimbangan tim dibanding melakukan eksperimen besar di lini tengah.

Persaingan di Sayap Kiri Tak Kalah Sulit

Opsi lain bagi Eze adalah bermain dari sisi kiri, posisi yang pernah memberinya performa terbaik bersama Crystal Palace. Namun, jalur ini juga tidak sepenuhnya terbuka di Arsenal. Leandro Trossard tampil konsisten sepanjang musim dan menjadi salah satu pemain paling produktif tim.

Ketika Eze diberi kesempatan di sektor tersebut, tuntutan disiplin defensif menjadi kendala. Arteta dikenal sangat menekankan peran tanpa bola, dan kesalahan kecil bisa berdampak besar pada kepercayaan pelatih.

Kontribusi Ada, Peran Belum Jelas

Secara statistik, Eze masih mampu menyumbang lima gol dan empat assist dari 26 penampilan di semua kompetisi. Namun, ia belum mencetak gol sejak laga melawan Tottenham, dan sebagian besar kontribusinya datang dari peran sebagai pemain pengganti.

Arsenal sendiri tengah berada dalam posisi ideal, memimpin klasemen Liga Inggris dan melaju mulus di berbagai kompetisi. Dalam situasi ini, Arteta cenderung mempertahankan formula yang sudah berjalan baik, meski harus mengorbankan menit bermain pemain bernilai mahal.

Kesimpulan

Eberechi Eze bukan kehilangan kualitas, melainkan ruang. Persaingan ketat, kembalinya pemain kunci, dan stabilitas tim membuatnya kesulitan mendapatkan peran reguler. Jika mendapat kesempatan tampil sejak awal, Eze harus mampu menunjukkan alasan Arsenal berani menginvestasikan Rp1,34 triliun untuk jasanya.

Referensi:

  • Why £67m Eze has been battling for Arsenal minutes – BBC Sport

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID