Bola . 26/01/2026, 17:27 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Al Ittihad bertekad menghentikan tren negatif saat menjamu tim papan bawah Al Okhdood dalam lanjutan Liga Pro Saudi, di King Abdullah Sports City, Selasa, 27 Januari 2026, pukul 00.30 WIB.
Laga ini menjadi momen penting bagi tuan rumah yang sedang mencoba kembali ke jalur kemenangan setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Saat ini Al Ittihad menempati posisi ketujuh di klasemen sementara Liga Pro Saudi dengan 27 poin dari 16 pertandingan.
Sementara itu, Al Okhdood sedang berada dalam tekanan besar. Mereka kini berada di peringkat ke-17 dengan koleksi sembilan poin dari jumlah laga yang sama.
Musim lalu Al Ittihad tampil gemilang dengan merebut gelar liga ke-10 dalam sejarah klub. Namun musim ini perjalanan mereka jauh dari kata mulus. Harapan untuk mempertahankan gelar perlahan memudar akibat performa yang tidak stabil.
Di awal musim 2025-26, tim sempat membuka kampanye dengan tiga kemenangan beruntun di bawah asuhan Laurent Blanc. Namun rangkaian hasil buruk, termasuk tersingkir di semifinal Piala Super dan kekalahan di laga pembuka Liga Champions Asia Elite, membuat posisi Blanc goyah. Kekalahan 0-2 dari Al Nassr di pekan keempat liga menjadi akhir masa jabatannya.
Pergantian pelatih ternyata belum langsung memperbaiki keadaan. Masa kepelatihan sementara Hassan Khalifa berakhir dengan kekalahan, sementara pelatih permanen Sergio Conceicao juga menghadapi tantangan besar. Dari 19 pertandingan di bawah arahannya, Al Ittihad mencatat lima kekalahan dan tiga hasil imbang.
Meski sempat menunjukkan tanda kebangkitan lewat tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi pada periode November hingga Januari, performa mereka kembali menurun. Dalam tiga laga terakhir, Al Ittihad hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Kini mereka tertinggal jauh dari puncak klasemen. Selisih 17 poin dari pemimpin liga Al Hilal dan 10 poin dari Al Nassr di posisi ketiga menjadi bukti betapa beratnya musim ini bagi sang juara bertahan.
Di sisi lain, Al Okhdood kembali terjebak dalam pertarungan bertahan di kasta tertinggi. Sejak promosi pada musim 2022-23, mereka selalu selamat dari degradasi secara dramatis di pekan terakhir dalam dua musim beruntun.
Musim ini situasinya tidak jauh berbeda. Dengan hanya dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan 11 kekalahan dari 16 laga, Al Okhdood kembali berada di zona merah. Manajemen pun melakukan pergantian pelatih setelah awal musim yang buruk. Paulo Sergio didepak, lalu digantikan oleh Marius Sumudica.
Di bawah pelatih asal Rumania tersebut, performa tim mulai menunjukkan sedikit perbaikan. Dari empat pertandingan terakhir, mereka meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Empat poin yang dikumpulkan di periode itu menyumbang hampir setengah dari total poin mereka musim ini.
Meski begitu, catatan pertemuan melawan Al Ittihad tidak berpihak pada mereka. Sejak promosi, Al Okhdood belum pernah menang dalam lima pertemuan melawan klub berjuluk The People’s Club tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media