Situasi ini jelas bukan kabar baik bagi PSG, tetapi menjadi keuntungan tersendiri bagi Trabzonspor yang bisa memainkan perang harga dalam negosiasi nanti.
Setelah mengamankan Dro Fernandez yang baru berusia 18 tahun, PSG tampaknya konsisten membangun lini tengah dengan darah muda.
Skuad mereka saat ini memang sudah diisi sejumlah gelandang usia muda seperti Joao Neves, Vitinha, Warren Zaire Emery, dan Senny Mayulu. Hanya Fabian Ruiz yang tergolong lebih senior. Strategi ini menegaskan arah baru PSG yang mulai fokus pada investasi jangka panjang, bukan sekadar belanja bintang instan.
Kalau melihat pola ini, jangan kaget jika dalam beberapa musim ke depan lini tengah PSG akan dipenuhi wajah wajah muda dengan energi besar dan nilai pasar yang terus meroket.