Saat ini ia masih terikat kontrak hingga Juni 2027. Namun, situasinya disebut cukup sensitif karena kontrak berikutnya kemungkinan akan menjadi kontrak besar terakhir dalam kariernya. Dengan posisi tersebut, Fernandes dinilai ingin memaksimalkan nilai finansialnya, terlebih ketika ia tahu klub sangat ingin mempertahankannya.
Peluang Manchester United untuk menjaga sang kapten akan meningkat jika mereka berhasil mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Meski begitu, klub mungkin tetap harus menyodorkan kontrak bernilai sekitar 400 ribu poundsterling per pekan, yang akan menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi di skuad.
Fernandes diyakini menyadari betul perannya yang sangat vital. Namun, manajemen klub juga harus mempertimbangkan faktor usia, mengingat ia sudah memasuki usia kepala tiga.
Ruang Gaji dan Rencana Belanja Pemain
Di sisi lain, kepergian gelandang senior Casemiro pada akhir musim akan meringankan beban gaji klub dalam jumlah besar. Gajinya yang juga berada di kisaran 400 ribu poundsterling per pekan akan terhapus dari struktur pengeluaran tim, memberi ruang finansial yang lebih longgar.
Manchester United pun berambisi mengumpulkan dana tambahan untuk merekrut setidaknya satu gelandang baru pada musim panas nanti. Beberapa nama yang disebut masuk daftar incaran antara lain Adam Wharton, Carlos Baleba, dan Elliot Anderson, yang semuanya tampil menonjol di Premier League.
Situasi ini membuat masa depan Bruno Fernandes menjadi salah satu isu paling penting di Old Trafford. Keputusan yang diambil dalam beberapa bulan ke depan bisa sangat menentukan arah proyek Manchester United selanjutnya.