Raphinha Klaim Dirinya Layak Menang Ballon d'Or

sport.fin.co.id - 30/01/2026, 13:02 WIB

Raphinha Klaim Dirinya Layak Menang Ballon d'Or

Raphinha, Image @raphina / Instagram

fin.co.id - Pemenang Ballon d’Or 2025, Ousmane Dembele, masih menjadi sorotan setelah kemenangannya pada 22 September 2025 di Theatre du Chatelet, Paris. Penghargaan ini diberikan karena kontribusi besar Dembele dalam membawa Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions UEFA pertamanya, serta menjuarai double domestik Ligue 1 dan Coupe de France. Dengan 37 gol dan 15 assist selama musim 2024/25, pemain asal Prancis itu memang tampil impresif. Namun, bagi Raphinha, posisi pertama seharusnya berada di tangannya.

Penampilan Raphinha di Barcelona

Raphinha, yang bergabung dengan Barcelona pada Juli 2022, menorehkan musim luar biasa pada 2024/25. Dengan mencetak 34 gol dan memberikan 22 assist dalam 57 pertandingan, ia menjadi pilar utama dalam serangan Blaugrana. Barcelona berhasil meraih treble domestik—LaLiga, Copa del Rey, dan Supercopa—serta menembus babak semifinal Liga Champions, di mana Raphinha menjadi pencetak gol terbanyak (13 gol) dan penyumbang assist terbanyak (7 assist).

Dalam wawancara dengan Sofascore, Raphinha mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil Ballon d’Or. Ia menegaskan, “Saya akan menempatkan diri saya di posisi pertama… Menurut saya, penghargaan individu tidak bisa hanya didasarkan pada satu kompetisi. Berdasarkan itu, saya merasa layak berada di peringkat pertama atas apa yang saya berikan selama musim ini, gelar yang saya menangkan, angka yang saya capai, dan kontribusi saya di lapangan. Saya merasa layak menang.”

Pengakuan untuk Rekan Setim

Meskipun merasa tersingkir dari posisi teratas, Raphinha tetap memberikan pujian kepada rekan-rekannya, termasuk Dembele dan Lamine Yamal. Ia menyebut, “Dembele dan Lamine Yamal juga menjalani musim yang spektakuler.” Hal ini menunjukkan sikap profesionalnya dalam menghargai performa tim meski ada rasa ketidakpuasan pribadi.

Peran Hansi Flick dalam Kesuksesan Raphinha

Raphinha menyoroti peran pelatih Hansi Flick dalam membawa performanya ke level tertinggi. Ia menyatakan, “Dia yang hampir memberikan musim terbaik dalam karier saya. Dia memberi saya kepercayaan diri ketika saya merasa tidak ada yang percaya, bahkan diri saya sendiri.” Di bawah arahan Flick, Barcelona juga menunjukkan performa impresif di Liga Champions, termasuk kemenangan 4-1 atas Copenhagen yang memastikan mereka melaju ke babak delapan besar.

Statistik dan Dampak Musim

Musim 2024/25 menandai konsistensi luar biasa Raphinha di level klub. Dengan kontribusi signifikan di LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions, ia menjadi figur kunci dalam strategi serangan Barcelona. Penampilannya yang konsisten ini membuktikan bahwa Ballon d’Or tidak hanya mempertimbangkan satu kompetisi, melainkan akumulasi performa sepanjang musim.

Kesimpulan

Klaim Raphinha untuk memenangkan Ballon d’Or 2025 menyoroti dinamika kompetisi individu di dunia sepak bola modern. Statistik dan kontribusinya di Barcelona membuktikan bahwa performa pemain harus dinilai secara keseluruhan, bukan hanya berdasarkan keberhasilan satu turnamen. Penghargaan ini tetap kontroversial, namun memberi pemahaman bahwa faktor individu dan tim saling terkait dalam menentukan prestasi pemain. Peran pelatih, konsistensi performa, dan kolaborasi tim menjadi elemen penting yang mendukung klaim seorang pemain layak menerima penghargaan individu paling bergengsi ini.

Referensi:

Raphinha says he deserved to win the Ballon d'Or over Ousmane Dembélé... And over Lamine Yamal too? - MARCA

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID