fin.co.id - Manchester City akan menjamu Newcastle United dalam laga leg kedua semifinal Piala EFL, pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 03.00 WIB.
Newcastle United tentu akan menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad pada laga nanti.
Tertinggal dua gol dari pertemuan pertama membuat sang juara bertahan harus tampil habis habisan demi menjaga peluang ke final.
Manchester City sendiri sedang berada dalam posisi yang sangat menguntungkan setelah menang 2-0 di leg pertama di St James Park.
Hasil itu membuat pasukan Pep Guardiola hanya perlu menjaga konsistensi permainan untuk memastikan tiket ke Wembley, di mana Arsenal sudah menanti di partai puncak.
Secara historis, City jarang menyia nyiakan keunggulan di semifinal. Dari beberapa kesempatan sebelumnya ketika menang di leg pertama, mereka hampir selalu lolos ke final.
Baca Juga
Meski begitu, performa The Citizens belakangan ini tidak sepenuhnya stabil. Hasil imbang 2-2 melawan Tottenham di liga menunjukkan bahwa mereka mulai rentan, terutama setelah jeda. City bahkan kerap kehilangan kontrol permainan di babak kedua dalam beberapa laga terakhir.
Namun kembali bermain di Etihad menjadi suntikan moral besar. City sangat dominan di kandang musim ini dan punya rekor pertemuan kandang yang luar biasa melawan Newcastle. Dalam banyak pertemuan terakhir di Manchester, tim tamu kerap pulang dengan kekalahan telak.
Di sisi lain, Newcastle datang dengan semangat pantang menyerah. Kekalahan di leg pertama memang terasa menyakitkan, tetapi pelatih Eddie Howe menegaskan timnya belum menyerah.
The Magpies pernah menunjukkan bahwa mereka bisa menyulitkan City, termasuk kemenangan di liga beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Meski begitu, rekor tandang Newcastle musim ini kurang meyakinkan. Mereka kesulitan menjaga konsistensi permainan di luar kandang dan sering kehilangan fokus di momen krusial.
Jika kembali lengah di awal laga seperti dalam beberapa kunjungan sebelumnya ke Etihad, peluang mereka akan semakin menipis.
Kondisi Skuad
Manchester City masih dibayangi beberapa masalah cedera, terutama di lini belakang. Meski demikian, kedalaman skuad mereka tetap memberi banyak opsi bagi Guardiola.
Erling Haaland hampir pasti menjadi tumpuan di lini depan dengan dukungan kreativitas lini tengah yang tetap berbahaya.