fin.co.id - Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa dirinya akan memboikot laga kedua berturut-turut untuk Al Nassr. Kabar ini muncul dari laporan ESPN yang mengutip sumber internal klub, meskipun identitas narasumber tidak diungkapkan secara langsung. Ronaldo disebut-sebut menolak bermain jika Saudi Arabia Public Investment Fund (PIF) tidak memberikan jaminan nyata terkait perubahan dalam manajemen klub yang dianggap merugikan performa tim.
Latar Belakang Konflik Ronaldo dan Al Nassr
Sejak bergabung dengan Al Nassr pada 2022, Ronaldo belum meraih gelar besar bersama klub. Ketegangan meningkat ketika direktur olahraga Simão Coutinho dan CEO José Semedo, keduanya berkebangsaan Portugal, disuspend oleh PIF. Langkah ini memicu kemarahan Ronaldo, yang merasa keputusan tersebut menghambat kedatangan pemain-pemain top untuk memperkuat tim.
Selain itu, laporan menyebut bahwa PIF lebih banyak mengalokasikan investasi untuk klub rival, Al Hilal, yang baru-baru ini berhasil merekrut Karim Benzema. Ronaldo bahkan disebut mencoba memblokir transfer Benzema karena merasa langkah tersebut tidak adil dan merugikan Al Nassr. Situasi ini semakin memicu ketegangan internal klub dan membuat Ronaldo mempertimbangkan untuk absen lagi.
Dampak pada Laga dan Tim Al Nassr
Jika Ronaldo benar-benar memboikot pertandingan melawan Al Ittihad, ini akan menjadi laga kedua berturut-turut tanpa kehadiran superstar Portugal tersebut. Ketidakhadiran Ronaldo diprediksi akan memengaruhi performa Al Nassr di liga, terutama karena rival utama mereka, Al Hilal, mendapat dorongan finansial signifikan dari Pangeran Alwaleed Bin Talal Alsaud, yang ikut mendanai transfer pemain besar.
Pelatih Jorge Jesus dan rekan-rekan Ronaldo tetap melanjutkan latihan, namun absennya Ronaldo jelas menjadi tekanan tambahan bagi tim. Laporan ESPN menyebut bahwa Ronaldo hanya akan kembali jika manajemen klub mendapat penguatan wewenang dan investasi sesuai janji, serta intervensi PIF pada transfer pemain tidak terulang di tengah musim.
Baca Juga
Potensi Pergi Ronaldo dari Al Nassr
Sumber internal ESPN menyebut bahwa jika kondisi tidak berubah dalam beberapa minggu ke depan, Ronaldo akan meminta keluar dari klub pada bulan Juni. Meskipun ia menerima tawaran dari Eropa dan Amerika Serikat, Ronaldo enggan pindah saat ini karena khawatir memengaruhi persiapannya menjelang Piala Dunia. Kontraknya dengan Al Nassr berlaku hingga Juni 2027 dengan klausul pelepasan sebesar €50 juta.
Kesimpulan
Situasi Ronaldo dengan Al Nassr menyoroti bagaimana ketegangan internal klub dan kebijakan investasi dapat memengaruhi pemain bintang, terutama dalam konteks liga yang sedang berkembang seperti Saudi Pro League. Laporan dari sumber internal klub mengindikasikan bahwa keputusan Ronaldo untuk memboikot laga kedua adalah bentuk protes atas manajemen klub dan ketidakadilan investasi, yang relevan dengan dinamika profesional sepak bola modern.
Referensi : ESPN.co.uk