Terhenti di Delapan Besar, Asa Persibas Banyumas Bergantung pada Regulasi

sport.fin.co.id - 05/02/2026, 09:59 WIB

Terhenti di Delapan Besar, Asa Persibas Banyumas Bergantung pada Regulasi

Persibas Lawan Persak pada laga delapan besar Liga 4 Jawa Tengah. (ISTIMEWA)

fin.co.id -  Langkah Persibas Banyumas dalam kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim 2026 harus terhenti di babak delapan besar. Kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah Persak Kebumen pada laga leg kedua di Stadion Sarwo Edhie Wibowo, Rabu (4/2/2026), memastikan "Laskar Bawor" tersingkir dengan agregat 0-2.

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Banyumas. Harapan untuk melihat tim kesayangan mereka melaju ke semifinal pupus setelah Persibas gagal membalas kekalahan 0-1 yang mereka derita sebelumnya pada laga leg pertama di kandang sendiri, GOR Satria Purwokerto.

Dominasi Tuan Rumah dan Kebuntuan Laskar Bawor

Sejak awal laga, Persak Kebumen yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan. Tim berjuluk "Laskar Lawet" tersebut tampil dominan dengan mengandalkan kecepatan sayap.

Petaka bagi Persibas datang di menit ke-18. Berawal dari skema serangan balik cepat di sisi kanan, Hendri Setiawan sukses mengonversi umpan pendek menjadi gol. Tertinggal satu gol, Persibas mencoba bereaksi. Sayangnya, upaya yang dibangun oleh Sadly dan kawan-kawan kerap membentur tembok kokoh pertahanan Persak yang dipimpin oleh kiper Nova.

Memasuki babak kedua, Persibas mengubah strategi dengan mengandalkan umpan-umpan panjang langsung ke jantung pertahanan lawan. Namun, disiplinnya lini belakang Persak membuat skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Menanti "Nafas Kedua"

Meski secara resmi tersingkir dari babak delapan besar, peluang Persibas untuk naik kasta belum sepenuhnya tertutup rapat. Ketua Umum Persibas Banyumas, Trisno Sudarso, mengungkapkan bahwa nasib timnya kini bergantung pada regulasi kuota putaran nasional.

"Perjuangan kami belum benar-benar selesai. Jika kuota wakil Jawa Tengah ditambah menjadi enam tim, Persibas masih memiliki peluang melalui jalur babak play-off," ujar Trisno kepada media pascapertandingan.

Namun, jika regulasi hanya menetapkan empat tim semifinalis yang berhak melaju, maka perjalanan Persibas musim ini dipastikan berakhir di sini.

Permohonan Maaf kepada Suporte  

Trisno juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada para pendukung setia, khususnya Bombastik dan Knight Rebel, yang telah memberikan dukungan tanpa henti sepanjang musim.

"Kami sudah berjuang maksimal, namun hasil di lapangan belum berpihak. Kami memohon maaf kepada masyarakat Banyumas karena belum bisa memberikan hasil positif di babak ini," tuturnya.

Kini, seluruh elemen tim hanya bisa menunggu kepastian dari asosiasi mengenai kuota tambahan. Bagi Persibas, kegagalan ini menjadi bahan evaluasi besar untuk membenahi lini serang yang tampak tumpul dalam dua pertemuan melawan Persak Kebumen.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.