fin.co.id - Leeds United dan Nottingham Forest akan saling berhadapan dalam laga lanjutan Liga Inggris, di Elland Road pada Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 03.00 WIB.
Kedua tim hanya dipisahkan oleh selisih gol di klasemen sementara Liga Inggris.Laga tersebut tentu menjadi sangat krusial dalam persaingan menjauh dari zona degradasi.
Baik Leeds maupun Forest sama-sama masih belum aman. Dengan jarak poin yang tipis dari papan bawah, kemenangan menjadi target mutlak demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Perjalanan Leeds United Musim Ini
Sebagai tim promosi, Leeds United sejak awal musim memang diprediksi bakal kesulitan bersaing. Bersama Burnley dan Sunderland, The Whites disebut sebagai kandidat kuat degradasi di akhir musim 2025-26.
Meski sempat membuka musim dengan kemenangan tipis atas Everton, performa Leeds setelahnya tidak konsisten. Dalam 12 pertandingan liga berikutnya, mereka hanya mampu meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Momentum kebangkitan baru terlihat pada awal Desember ketika Leeds secara mengejutkan menundukkan Chelsea dengan skor 3-1. Sejak saat itu, pasukan Daniel Farke menunjukkan grafik performa yang membaik.
Baca Juga
Dalam 11 pertandingan terakhir Liga Inggris, Leeds hanya kalah dua kali, mencatat tiga kemenangan dan enam hasil imbang. Catatan tersebut membawa mereka naik ke posisi ke-16 dengan keunggulan enam poin dari zona degradasi.
Namun, kekalahan telak 0-4 dari Arsenal pekan lalu menjadi alarm bahaya. Leeds juga hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir, sehingga Farke dituntut segera membawa timnya kembali ke jalur positif.
Nottingham Forest Masih Mencari Stabilitas
Berbanding terbalik dengan Leeds, Nottingham Forest justru menjalani musim yang penuh gejolak. Padahal, mereka mengakhiri musim 2024-25 di posisi ketujuh dan melakukan belanja besar pada bursa transfer musim panas.
Situasi berubah drastis setelah konflik internal berujung pada pemecatan Nuno Espirito Santo. Penggantinya, Ange Postecoglou, gagal memberi dampak positif dan dipecat setelah delapan laga tanpa kemenangan.
Baca Juga
Forest kemudian menunjuk Sean Dyche sebagai manajer ketiga musim ini. Di bawah Dyche, performa Forest perlahan membaik. Dari 23 pertandingan di semua kompetisi, ia mencatatkan 10 kemenangan, empat imbang, dan sembilan kekalahan.
Sempat terpuruk dengan empat kekalahan beruntun di penghujung 2025, Forest kini mulai stabil. Dua kemenangan dan dua hasil imbang dalam empat laga terakhir membuat mereka duduk di posisi ke-17 dengan jarak enam poin dari zona merah.