fin.co.id - Inter Milan benar-benar tidak terbendung! Memasuki awal tahun 2026, armada tempur asuhan Cristian Chivu ini tampil bak monster yang haus kemenangan. Tak terkalahkan dalam 11 laga beruntun di Serie A, sang pemuncak klasemen kini bersiap menginvasi markas Sassuolo di Mapei Stadium pada Minggu malam. Kemenangan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan harga mati jika Nerazzurri ingin memperlebar jarak menjadi delapan poin dari kejaran AC Milan.
Meski Inter sedang berada di atas angin setelah melaju ke semifinal Coppa Italia dan babak playoff Liga Champions, mereka wajib waspada tinggi. Sassuolo bukan lawan sembarangan. Tim berjuluk Neroverdi ini dikenal sebagai "tim kutukan" bagi Inter, dengan catatan kemenangan yang mengejutkan: 10 kali menang dari 23 pertemuan liga. Apakah keangkeran Mapei Stadium akan menghentikan rekor tujuh kemenangan tandang beruntun milik Inter?
Ambisi Double Domestic dan Rekor Gila di Luar Kandang
Inter Milan saat ini sedang memacu adrenalin untuk meraih dua gelar domestik sekaligus. Setelah membungkam Torino di tengah pekan meski melakukan rotasi pemain besar-besaran, kekuatan utama tim dipastikan kembali segar. Ketajaman kapten Lautaro Martinez dan performa gila Piotr Zielinski menjadi jaminan mutu lini depan yang sangat mematikan bagi pertahanan lawan mana pun di Italia.
Kehebatan Inter di laga tandang musim ini memang luar biasa. Mereka sukses menyamai catatan terbaik ketiga dalam sejarah klub dengan menyapu bersih tujuh kemenangan di markas lawan. Strategi Chivu terbukti sangat efektif, namun ia harus memastikan para pemainnya tidak kehilangan fokus akibat bayang-bayang laga besar Derby d'Italia melawan Juventus pekan depan.
Sassuolo Kembali Bangkit: Fabio Grosso Siap Jegal Mantan Klub!
Di sisi lain, Sassuolo sedang merangkak naik setelah berhasil memutus tren negatif tiga kekalahan beruntun. Pasukan Fabio Grosso baru saja meraih dua kemenangan beruntun di Serie A, termasuk saat melibas Pisa 3-1 pekan lalu. Sosok Domenico Berardi kembali menjadi momok menakutkan setelah mencetak gol pembuka yang sangat berkelas.
Grosso, yang juga mantan bek Inter, tentu sudah mengantongi kelemahan mantan timnya tersebut. "Sassuolo biasanya membuat hidup Inter menjadi sulit," ungkap pengamat melihat sejarah pertemuan kedua tim. Dengan dukungan penuh publik Reggio Emilia, Sassuolo diprediksi akan bermain tanpa beban dan siap memberikan kejutan pahit bagi sang calon juara.
Baca Juga
Kabar Tim: Kembalinya Bintang vs Krisis Cedera
Inter Milan mendapatkan suntikan tenaga dengan kembalinya Carlos Augusto. Selain itu, Federico Dimarco yang baru saja menyabet gelar Player of the Month edisi Januari siap menebar teror dari sisi kiri. Namun, Chivu masih harus kehilangan pilar penting seperti Denzel Dumfries, Hakan Calhanoglu, dan Nicolo Barella yang masih dibekap cedera.
Sassuolo juga memiliki kendala di lini belakang dengan absennya Edoardo Pieragnolo dan Fali Cande. Namun, duel yang paling dinantikan adalah pertemuan dua pencetak gol ulung: Lautaro Martinez (128 gol) dan Domenico Berardi (127 gol). Keduanya saat ini berada di jajaran 10 besar pencetak gol terbanyak Serie A untuk satu klub. Siapa yang akan menambah pundi-pundi golnya akhir pekan ini?
Prediksi Skor: Akankah Kedalaman Skuad Jadi Kunci?
Melihat performa kedua tim, laga ini diprediksi akan berjalan sengit dan terbuka. Sassuolo memiliki serangan balik yang cepat melalui Armand Lauriente dan mantan striker Inter, Andrea Pinamonti. Namun, kedalaman skuad Inter di lini serang sulit untuk ditandingi. Kehadiran Marcus Thuram dan Lautaro Martinez kemungkinan besar tetap akan memberikan keunggulan tipis bagi tim tamu.
Kemenangan 2-1 bagi Inter Milan tampaknya menjadi hasil yang paling masuk akal, mengingat efektivitas serangan mereka di laga-laga tandang sebelumnya. Namun, satu kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal bagi ambisi Scudetto mereka. Pastikan Anda tidak melewatkan duel panas ini, karena satu hasil buruk saja bisa mengubah peta persaingan juara musim ini! (*)