Bola . 10/02/2026, 14:00 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Hojlund akhirnya menjadi penentu kemenangan lewat penalti di menit-menit akhir.
Como hadir sebagai kuda hitam Coppa Italia musim ini. Klub asal Lombardy tersebut tengah menjalani musim terbaik sepanjang sejarah mereka, baik di liga maupun di kompetisi piala.
Di bawah arahan Cesc Fabregas, Como tampil produktif dan percaya diri. Mereka mencatatkan tiga kemenangan beruntun dengan torehan 12 gol, termasuk kemenangan atas Lazio dan Fiorentina.
Laju positif Como sempat terhenti saat menghadapi Atalanta. Meski unggul jumlah pemain selama sebagian besar pertandingan dan mendominasi penguasaan bola, Como gagal mencetak gol.
Peluang emas melalui penalti Nico Paz di masa tambahan waktu juga gagal dimaksimalkan setelah digagalkan oleh kiper Atalanta. Hasil imbang tersebut menjadi satu-satunya noda kecil dalam tren positif Como.
Napoli masih dibayangi masalah cedera. Sejumlah pemain inti seperti Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, Billy Gilmour, Giovanni Di Lorenzo, Matteo Politano, dan David Neres belum bisa diturunkan. Kondisi Scott McTominay juga masih diragukan.
Sebaliknya, Como datang dengan skuad yang hampir lengkap. Hanya Assane Diao dan Edoardo Goldaniga yang masih menepi. Para pemain Como juga memiliki waktu istirahat lebih panjang untuk mempersiapkan laga ini.
Scott McTominay tetap menjadi figur sentral Napoli jika tampil. Sementara di kubu Como, duet Nico Paz dan Tasos Douvikas menjadi ancaman utama.
Keduanya telah mencetak delapan gol di Serie A musim ini, dengan Douvikas juga produktif di Coppa Italia.
Milinkovic Savic; Beukema, Rrahmani, Jesus; Gutierrez, Lobotka, McTominay, Spinazzola; Vergara, Elmas; Hojlund
Butez; Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Baturina; Douvikas
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media