Bola . 11/02/2026, 19:31 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Sunderland datang ke laga ini dengan performa yang fluktuatif. Dalam 10 pertandingan terakhir, mereka mencatat tiga kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Usai menang meyakinkan 3-0 atas Burnley, Sunderland justru kalah dengan skor identik dari Arsenal. Hasil itu membuat mereka turun ke posisi kesembilan, namun hanya terpaut tiga poin dari Liverpool.
Satu hal yang menjadi kekuatan utama Sunderland adalah performa kandang. Lebih dari 70 persen poin mereka musim ini diraih di Stadium of Light. Bahkan, Sunderland menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di kandang.
Rekor tersebut mengingatkan pada Nottingham Forest pada akhir 1970-an, tim promosi yang sempat mencatat laju tak terkalahkan panjang.
Meski tangguh di kandang, Sunderland memiliki rekor kurang baik melawan Liverpool. Mereka gagal menang dalam 11 pertemuan terakhir di Premier League.
Produktivitas gol Sunderland melawan The Reds juga tergolong rendah. Dari 33 pertemuan, mereka hanya mencetak 19 gol.
Namun menariknya, Sunderland cukup sering menyulitkan tim juara bertahan di kandang sendiri. Mereka bahkan memenangkan tiga dari lima laga kandang terakhir melawan pemegang gelar liga.
Sunderland dipastikan tanpa Granit Xhaka dan Jocelin Ta Bi yang mengalami cedera pergelangan kaki. Bertrand Traore juga belum pulih.
Di kubu Liverpool, sejumlah pemain absen termasuk Szoboszlai yang terkena skorsing. Absennya beberapa pemain belakang memaksa Arne Slot melakukan penyesuaian.
Liverpool jelas membutuhkan respons cepat setelah serangkaian hasil kurang memuaskan. Secara kualitas, mereka tetap difavoritkan.
Namun Sunderland memiliki modal kuat berupa rekor kandang yang impresif. Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Black Cats berpeluang kembali menyulitkan tim besar.
Pertandingan diprediksi berlangsung ketat. Liverpool belum menunjukkan konsistensi penuh, sementara Sunderland tampil solid di kandang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media