Bukan soal Bakat, Evra Ungkap Rahasia Konsistensi Ronaldo yang Kini Sudah 41 Tahun

sport.fin.co.id - 16/02/2026, 14:49 WIB

Bukan soal Bakat, Evra Ungkap Rahasia Konsistensi Ronaldo yang Kini Sudah 41 Tahun

Patrice Evra, Image: @patrice.evra / Instagram

fin.co.id - Perdebatan tentang siapa yang terbaik antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo seakan tidak pernah benar-benar usai. Namun kali ini, sorotan bukan lagi soal trofi atau jumlah gol semata. Mantan bek Manchester United, Patrice Evra, membuka sudut pandang berbeda: konsistensi lahir dari kerja keras, bukan sekadar bakat alami.

Evra secara terbuka mengakui dirinya lebih memilih Ronaldo. Ia juga menyadari pilihannya itu kerap memicu reaksi keras dari pendukung Messi. Meski begitu, ia tetap teguh pada pendiriannya.

“Semua orang bisa punya bakat, tetapi apakah Anda punya etos kerja?” ujar Evra dalam wawancara dengan The Telegraph. Ia juga menyatakan bahwa para penggemar Messi sering tidak menyukainya ketika ia memilih Ronaldo sebagai yang terbaik di generasinya, meskipun menurutnya keduanya sebenarnya tidak perlu dibandingkan.

Etos Kerja yang Jadi Pembeda

Bagi Evra, kunci utama bukanlah bakat. Ia mengakui Messi memiliki talenta luar biasa yang tampak alami. Namun menurutnya, Ronaldo memiliki sesuatu yang berbeda: disiplin ekstrem dan mentalitas kerja yang tidak pernah padam.

Evra pernah berbagi ruang ganti dengan Ronaldo di Manchester United pada periode 2005 hingga 2009 di bawah arahan Alex Ferguson. Dalam periode itu, mereka memenangkan delapan trofi, termasuk Liga Champions, tiga gelar Liga Inggris, dan Piala Dunia Antarklub.

Menurut Evra, bahkan saat masih muda, Ronaldo sudah menunjukkan kebiasaan berlatih tambahan setelah sesi resmi tim selesai. Ia terus berusaha meningkatkan kualitas fisik maupun tekniknya. Itulah yang menurut Evra membedakan Ronaldo dari pemain berbakat lainnya.

Konsistensi hingga Usia 41 Tahun

Mentalitas tersebut masih terlihat jelas hingga kini. Di usia 41 tahun, Ronaldo tetap tampil kompetitif bersama Al Nassr. Ia telah mengoleksi 962 gol sepanjang karier profesionalnya dan kini memburu pencapaian 1.000 gol—sebuah target yang sangat langka dalam sejarah sepak bola modern.

Dalam laga pekan ke-22 Liga Pro Saudi melawan Al Fateh, Ronaldo kembali mencetak gol dan menunjukkan bahwa usianya belum menghalangi produktivitasnya di lapangan.

Sementara itu, Messi yang kini membela Inter Miami CF juga tetap menjadi sosok sentral dengan total 896 gol sepanjang kariernya. Namun dalam konteks konsistensi jangka panjang berbasis disiplin, Evra tetap menjatuhkan pilihannya pada Ronaldo.

Babak Baru Perdebatan GOAT

Pernyataan Evra kembali memanaskan perdebatan GOAT yang telah berlangsung lebih dari satu dekade. Ia menegaskan bahwa pilihannya bukan untuk merendahkan Messi, melainkan untuk menyoroti satu kualitas yang menurutnya paling menentukan dalam membangun karier panjang: kerja keras tanpa kompromi.

Bagi Evra, kesuksesan Ronaldo adalah bukti bahwa bakat besar perlu ditopang oleh dedikasi luar biasa. Konsistensi selama lebih dari 20 tahun di level tertinggi bukanlah hasil keberuntungan, melainkan buah dari komitmen harian yang tidak terlihat publik.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID