fin.co.id – Barcelona harus menelan pil pahit dalam lanjutan jornada ke-24 La Liga Spanyol. Bertandang ke Estadi Municipal Montilivi pada Senin 16 Februari 2026 malam waktu setempat, skuad asuhan Hansi Flick takluk 1-2 dari tuan rumah Girona dalam laga Derby Catalan yang penuh drama dan kontroversi.
Kekalahan ini membuat Blaugrana gagal mengkudeta posisi puncak klasemen. Mereka kini tertahan di peringkat kedua, tertinggal dua poin dari pemimpin liga.
Dominasi Babak Pertama yang Sia-sia
Barcelona sejatinya tampil dominan di babak pertama. Strategi Hansi Flick dengan menempatkan Dani Olmo sebagai pivot bersama Frenkie de Jong berjalan efektif. Namun, masalah penyelesaian akhir (finishing) menjadi mimpi buruk bagi tim tamu.
Raphinha membuang peluang emas di dalam kotak penalti di mana tembakannya sempat membentur tiang gawang. Momen paling krusial terjadi ketika Lamine Yamal mendapatkan hadiah penalti.
Sayangnya, wonderkid Barca itu gagal menjalankan tugasnya; tembakannya membentur tiang gawang, menyia-nyiakan peluang terbesar di babak pertama. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga jeda.
Baca Juga
Drama Tiga Gol dan Protes VAR
Memasuki babak kedua, Barcelona akhirnya memecah kebuntuan. Bek muda Pau Cubarsí sukses menyundul umpan silang dari Jules Kounde untuk membawa tim tamu unggul.
Namun, kegembiraan itu hanya bertahan dua menit. Girona langsung merespons cepat lewat gol tap-in Thomas Lemar, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 tepat di menit ke-60.
Gol ini mengubah momentum pertandingan, di mana Girona mulai menggempur pertahanan Barca.
Baca Juga
Petaka bagi Barcelona datang di menit-menit akhir. Fran Beltrán mencetak gol kemenangan bagi Girona lewat tembakan dari luar kotak penalti.
Gol ini memicu protes keras dari kubu Barcelona karena dalam proses terjadinya gol (build-up), Jules Kounde terlihat dijatuhkan. Meski begitu, wasit dan VAR mengabaikan insiden tersebut dan tetap mengesahkan gol Beltrán.
Akhir Laga yang Kacau Balau
Masa injury time berlangsung kacau balau. Barcelona mengurung pertahanan Girona demi mencari gol penyeimbang.
Ronald Araujo melewatkan peluang emas dari umpan Yamal, sementara gol Robert Lewandowski dianulir dengan tepat karena offside.