Arsenal 10 Laga Menuju Gelar, City Siap Jadi Penentu

sport.fin.co.id - 23/02/2026, 09:57 WIB

Arsenal 10 Laga Menuju Gelar, City Siap Jadi Penentu

Arsenal, Image @arsenal / Instagram

fin.co.id - Arsenal semakin dekat dengan mimpi yang telah lama dinantikan. Kemenangan telak 4-1 atas Tottenham Hotspur dalam derbi London utara bukan sekadar tiga poin biasa. Laga itu menjadi pernyataan tegas bahwa The Gunners siap bertarung hingga garis akhir.

Di sisi lain, Manchester City sebelumnya telah memberi tekanan dengan memangkas jarak menjadi dua poin setelah kemenangan dramatis atas Newcastle United. Situasi ini membuat peta persaingan semakin jelas. Bahkan sebelum Februari berakhir, publik mulai menyoroti potensi laga penentu di Etihad Stadium pada 18 April sebagai duel yang bisa menentukan arah gelar.

Arsenal kini tinggal menyisakan 10 pertandingan menuju trofi yang terakhir mereka raih pada era “Invincibles” musim 2003-04. Takdir berada di tangan mereka sendiri. Namun, hal yang sama juga berlaku bagi City.

Eze dan Gyokeres Jawab Keraguan di Momen Krusial

Sorotan utama dalam kemenangan atas Spurs tertuju pada Eberechi Eze. Gelandang serang itu tampil memukau dengan dua gol yang kembali menyiksa rival sekota. Performa tersebut terasa istimewa karena sebelumnya ia jarang menjadi starter dan sempat ditarik keluar saat jeda dalam laga melawan Brentford.

Keputusan Mikel Arteta menurunkannya sebagai pemain nomor 10 terbukti tepat. Eze menjawab kepercayaan itu dengan kontribusi yang menentukan. Pada laga sebesar derbi, ia tampil tanpa ragu dan menunjukkan ketajaman yang selama ini sempat dipertanyakan.

Tak hanya Eze, Viktor Gyokeres juga menutup hari sempurna Arsenal dengan dua gol berkualitas. Striker yang sempat menuai kritik itu menunjukkan ketenangan dan efektivitas di depan gawang. Empat gol yang tercipta memperlihatkan Arsenal mampu tampil klinis saat tekanan memuncak.

Meski sempat dikejutkan oleh gol penyama kedudukan cepat dari Randal Kolo Muani, Arsenal tidak kehilangan kendali. Mereka tetap tenang, sabar membangun serangan, dan menunjukkan kedewasaan dalam mengelola emosi pertandingan besar.

Arteta Tegaskan Mentalitas Timnya

Usai laga, Mikel Arteta tak menyembunyikan kebanggaannya. Ia mengatakan kepada BBC Radio 5 Live bahwa performa timnya luar biasa dan penuh konteks emosional.

Arteta menyebut, “Ini luar biasa. Anda harus memahami konteks situasinya, dan inilah indahnya sepak bola. Anda kehilangan dua poin di detik terakhir melawan Wolves dan rasanya seperti akhir dunia. Tetapi Anda selalu punya kesempatan berikutnya.”

Pernyataan itu menggambarkan bagaimana Arsenal bangkit dari kekecewaan sebelumnya. Arteta juga menegaskan bahwa laga derbi tersebut adalah bab yang ingin mereka tulis sendiri, dan mereka berhasil melakukannya.

Pujian juga datang dari analis BBC Sport, Danny Murphy. Ia menilai perebutan gelar masih sepenuhnya terbuka untuk kedua tim. Menurutnya, situasi seperti ini jarang terjadi karena biasanya hanya satu tim yang benar-benar memegang kendali.

Murphy menambahkan bahwa pengalaman Manchester City dalam memenangkan gelar bisa menjadi faktor pembeda. Ia menyatakan bahwa ketika sebuah tim sudah pernah melewati garis akhir, tekanan berikutnya terasa lebih ringan. Sementara itu, Arsenal kini harus menghadapi beban ekspektasi setiap kali turun ke lapangan.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID