Bikin Merinding! Duet Baru Fajar/Fikri Siap Tempur di All England 2026, Puasa Bukan Penghalang Sikat Gelar Juara?

sport.fin.co.id - 23/02/2026, 17:26 WIB

Bikin Merinding! Duet Baru Fajar/Fikri Siap Tempur di All England 2026, Puasa Bukan Penghalang Sikat Gelar Juara?

Fajar Alfian dan Fikri siap hadapi German Open & All England 2026 meski jadwal padat di bulan Ramadhan.

fin.co.id - Dunia bulu tangkis tanah air kembali bergejolak! Kabar terbaru datang dari pasangan ganda putra racikan baru PBSI, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Di tengah suasana bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, pasangan kontingen Merah Putih ini harus menghadapi jadwal pertandingan yang super padat. Pertanyaannya, mampukah mereka menjaga performa tetap stabil saat persiapan mepet dan harus menjalankan kewajiban ibadah?

Persiapan kontingen bulu tangkis Indonesia kali ini memang tidak main-main. Kurang dari sebulan setelah berakhirnya Indonesia Masters 2026, Fajar dan Fikri sudah harus terbang ke Eropa. Dua turnamen bergengsi, German Open dan All England 2026, sudah menunggu di depan mata. Waktu istirahat yang singkat menjadi ujian fisik sekaligus mental bagi duet baru yang sangat dinantikan ini.

Jadwal Padat Tur Eropa: Dari Jerman Langsung ke Inggris!

Tantangan besar pertama akan bermula di Westenergie Sporthalle, Mülheim, Jerman. Ajang German Open bakal berlangsung mulai 24 Februari hingga 1 Maret 2026. Belum sempat melepas lelah, mereka harus segera bergeser ke Utilita Arena Birmingham untuk bertarung di turnamen paling prestisius di dunia, All England 2026, pada 3-8 Maret mendatang.

Kondisi ini tentu menuntut daya tahan tubuh yang luar biasa. Apalagi, transisi dari Indonesia Masters ke tur Eropa memerlukan adaptasi cuaca dan zona waktu yang tidak mudah. Fajar dan Fikri harus memastikan bahwa otot dan stamina mereka berada di level tertinggi agar tidak "kehabisan bensin" sebelum mencapai partai puncak di Birmingham.

Dilema Puasa Ramadhan vs Kondisi Fisik Atlet

Isu yang paling menyita perhatian publik adalah bagaimana para atlet elit ini menyiasati ibadah puasa di tengah intensitas latihan dan pertandingan yang tinggi. Muhammad Shohibul Fikri secara jujur mengungkapkan bahwa menjaga kondisi prima tetap menjadi prioritas utama demi mengharumkan nama bangsa.

Fikri tidak menampik bahwa dalam situasi tertentu, ia terpaksa tidak menjalankan ibadah puasa demi menjaga metabolisme tubuh tetap stabil saat bertanding. Hal ini dilakukan agar asupan energi selama kompetisi tidak terganggu secara drastis.

"Ada beberapa hari yang puasa, ada yang tidak. Memang karena kondisinya begini ya, kami mau tidak mau harus jaga kondisi juga karena ada pertandingan di depan. Ya ke depannya mungkin bisa diganti di hari lain puasanya," ungkap Muhammad Shohibul Fikri saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur pada Senin, 23 Februari 2026 pagi.

Pernyataan ini menggambarkan betapa beratnya beban yang dipikul para pebulu tangkis profesional. Mereka harus melakukan kalkulasi matang antara ketaatan beribadah dan tanggung jawab profesional sebagai atlet nasional.

Menanti Tuah Mantan Juara All England: Mampukah Duet Baru Ini Meledak?

Keputusan PBSI merombak pasangan ganda putra dengan menyatukan Fajar dan Fikri bukanlah tanpa alasan. Keduanya memiliki DNA juara yang sangat kental, terutama di turnamen All England. Fajar Alfian punya catatan manis saat merengkuh gelar juara bersama pasangan lamanya, Muhammad Rian Ardianto. Di sisi lain, Fikri juga pernah mencicipi podium tertinggi All England bersama Bagas Maulana.

Kombinasi dua mantan juara ini diharapkan menjadi senjata mematikan baru bagi Indonesia. Pengalaman mereka dalam menaklukkan atmosfer Birmingham menjadi modal berharga. Meskipun baru saja dipasangkan, chemistry keduanya terus dipoles di Pelatnas Cipayung agar langsung "nyetel" sejak gim pertama di Jerman nanti.

Publik kini menaruh harapan besar pada pundak mereka. Dengan status sebagai pasangan baru, lawan mungkin belum sepenuhnya membaca pola permainan mereka. Ini bisa menjadi faktor kejutan yang sangat menguntungkan. Akankah Fajar/Fikri mampu membuktikan bahwa perombakan ini adalah langkah jenius PBSI? Kita lihat saja aksinya di karpet hijau minggu depan! - Dimas Rafi/Disway

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID