fin.co.id - Duel panas antara Floyd Mayweather Jr dan Manny Pacquiao akhirnya kembali terwujud. Sebelas tahun setelah pertarungan pertama yang dijuluki sebagai “Pertarungan Abad Ini”, dua legenda tinju dunia itu dipastikan kembali naik ring pada Sabtu, 19 September mendatang di The Sphere.
Mayweather, yang kini berusia 48 tahun, secara resmi keluar dari masa pensiunnya untuk menghadapi rival lamanya tersebut. Sementara Pacquiao, 47 tahun, lebih dulu kembali ke ring pada 19 Juli 2025 saat menantang Mario Barrios dalam perebutan gelar kelas welter WBC. Laga itu berakhir imbang mayoritas, membuat Barrios tetap mempertahankan sabuk juaranya.
Pertemuan pertama Mayweather dan Pacquiao terjadi pada 2 Mei 2015. Dalam laga tersebut, Mayweather keluar sebagai pemenang lewat keputusan bulat juri.
"Saya sudah pernah bertarung dan mengalahkan Manny sekali. Kali ini hasilnya akan sama," kata Mayweather.
Kemenangan itu memperpanjang rekor sempurna Mayweather menjadi 48-0. Rekornya kemudian bertambah menjadi 50-0 setelah menaklukkan Andre Berto pada September 2015 serta bintang UFC Conor McGregor pada Agustus 2017, sebelum kembali mengumumkan pensiun.
Meski gantung sarung tinju dari pertarungan profesional, Mayweather tetap aktif lewat sejumlah laga ekshibisi melawan Logan Paul, Aaron Chalmers, hingga John Gotti III. Pertarungan terakhirnya berlangsung pada Agustus 2024 menghadapi Gotti III.
Baca Juga
Di sisi lain, Pacquiao memiliki rekor profesional 62-8-3. Sejak kekalahannya dari Mayweather pada 2015, petinju asal Filipina itu telah delapan kali naik ring sebagai profesional.
"Floyd dan saya memberikan kepada dunia apa yang tetap menjadi pertarungan terbesar dalam sejarah tinju," kata Pacquiao. "Para penggemar telah menunggu cukup lama - mereka pantas mendapatkan pertandingan ulang ini, dan akan menjadi lebih besar lagi sekarang karena akan disiarkan langsung secara global di Netflix.
"Saya ingin Floyd hidup dengan satu kekalahan dalam rekor profesionalnya, dan selalu ingat siapa yang memberikannya kepadanya." Seperti biasa, saya mendedikasikan pertarungan ini untuk sesama warga Filipina di seluruh dunia dan untuk membawa kejayaan bagi Filipina."
Pertemuan pertama mereka dulu menjadi salah satu laga paling dinantikan dalam sejarah tinju. Meski dinilai kurang eksplosif karena keduanya dianggap telah melewati puncak performa, pertarungan tersebut tetap mencatat sejarah sebagai laga terkaya dengan rekor pendapatan tiket mencapai £53,1 juta serta penjualan pay-per-view sebanyak 4,6 juta pembelian.
Baca Juga
Kini, dunia tinju kembali bersiap menyaksikan jilid kedua rivalitas dua ikon lintas generasi ini. Laga ulang tersebut diprediksi kembali menyedot perhatian global, terlebih dengan siaran langsung yang menjangkau penonton di seluruh dunia.
Sebelumnya, Mayweather juga sempat mengumumkan rencana kembali bertarung saat membidik laga ekshibisi melawan Mike Tyson pada April. Kembalinya kali ini menjadi yang keempat setelah ia sebelumnya menyatakan pensiun pada 2007, 2015, dan 2017.