Balap . 25/02/2026, 09:01 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Ferrari menjadi sorotan dalam uji coba pramusim Formula 1 2026 di Bahrain dengan memperkenalkan inovasi yang memanfaatkan aturan baru secara cerdik.
Tim Italia ini menghadirkan dua fitur utama pada SF-26, mobil andalannya, yang diyakini akan sulit ditiru oleh tim lain.
Salah satu inovasi paling menarik adalah sayap kecil yang ditempatkan di depan pipa knalpot.
Desain ini memanfaatkan aliran gas melalui tikungan kecepatan sedang hingga rendah, memberikan keuntungan aerodinamika yang nyata.
Menurut pakar teknis F1, Sam Collins, posisi dan fungsi dari pelat di belakang pipa knalpot memungkinkan pengaruh aerodinamika tambahan, memanfaatkan uap yang keluar dari sistem oli untuk meningkatkan performa mobil.
Hanya tim yang menggunakan gearbox Ferrari, seperti Haas, yang secara teoritis dapat meniru desain ini.
Hubungan antara pelat tambahan dan posisi diferensial dalam casing gearbox membuat solusi ini sangat eksklusif.
Collins menyebut ini sebagai contoh “pemikiran lateral yang sangat cerdas” dari insinyur Ferrari di Maranello, yang memanfaatkan celah dalam regulasi aerodinamika tanpa melanggarnya.
Ferrari kembali mencuri perhatian dengan menampilkan desain sayap belakang unik pada mobil Lewis Hamilton selama sesi pramusim.
Bagian atas sayap belakang sempat terlihat berputar 180 derajat ketika dibuka, menegaskan fleksibilitas yang ditawarkan oleh aturan baru.
Meskipun beberapa tim dikabarkan mencoba solusi aktif serupa, tantangan teknis dalam memasang aktuator dan penghubung di endplate sayap belakang membuat banyak rival hanya bisa mengamati.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media