Bola . 27/02/2026, 10:15 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Spekulasi mengenai masa depan Jurgen Klopp kembali mencuat di Eropa. Mantan pelatih yang identik dengan energi besar di pinggir lapangan itu disebut-sebut berpotensi kembali ke dunia kepelatihan, meski baru memulai babak baru dalam kariernya bersama Red Bull.
Isu ini bermula dari laporan media Austria yang mengklaim Klopp bisa saja meninggalkan perannya lebih cepat dari yang diperkirakan. Bahkan disebutkan bahwa Red Bull tidak akan menghalangi jika ia ingin kembali ke bangku pelatih pada musim panas mendatang.
Namun kabar tersebut langsung dibantah secara terbuka oleh manajemen Red Bull.
CEO Red Bull, Oliver Mintzlaff, merespons tegas rumor tersebut dalam wawancara dengan Sky Sport Germany. Ia menyebut laporan itu “benar-benar omong kosong dan sepenuhnya mengada-ada.”
Dalam pernyataannya, Mintzlaff menegaskan bahwa perusahaan sangat puas dengan kontribusi Klopp sejak resmi menjabat sebagai Head of Global Soccer pada 1 Januari 2025.
“Kami sangat puas dengan pekerjaan Jurgen Klopp. Ia mencurahkan banyak waktu, terus berkomunikasi dengan para pelatih dan direktur olahraga kami, serta mengembangkan filosofi sepak bola Red Bull secara berkelanjutan. Kami yakin dia adalah orang yang tepat untuk posisi ini. Itulah fokus dan energi kami sepenuhnya,” demikian pernyataan Mintzlaff.
Kutipan tersebut secara jelas menunjukkan bahwa manajemen tidak melihat adanya indikasi perpisahan dalam waktu dekat.
Dalam jabatan barunya, Klopp tidak lagi berdiri di sisi lapangan setiap pekan. Ia kini bertanggung jawab atas arah strategis sepak bola dalam jaringan klub Red Bull yang tersebar di berbagai negara.
Beberapa klub yang berada di bawah payung Red Bull antara lain RB Leipzig di Jerman, Red Bull Salzburg di Austria, New York Red Bulls di Amerika Serikat, serta Red Bull Bragantino di Brasil.
Tugas Klopp mencakup penyelarasan filosofi permainan, pengembangan struktur pembinaan, serta memastikan kesinambungan identitas sepak bola di seluruh klub tersebut. Peran ini bersifat jangka panjang dan lebih strategis dibandingkan pekerjaan harian seorang pelatih.
Namun, sebagian pengamat menilai perkembangan prestasi di sejumlah klub masih belum menunjukkan lonjakan signifikan. Dari sinilah muncul spekulasi bahwa Klopp mungkin merindukan atmosfer kompetitif sebagai pelatih utama.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media