fin.co.id
- Keputusan pergantian manajer di klub sebesar Manchester United selalu membawa konsekuensi besar. Namun dalam kasus Ruben Amorim, konsekuensinya bukan hanya soal performa di lapangan, melainkan juga potensi beban finansial yang nilainya mendekati Rp750 miliar.
Angka tersebut mencuat setelah laporan resmi klub yang dikutip oleh BBC menguraikan rincian biaya perekrutan dan pemutusan kontrak manajer asal Portugal tersebut. Jika seluruh komponen dihitung, totalnya bisa mencapai sekitar £37,3 juta.
Dengan asumsi kurs £1 setara Rp20.000, nilainya mendekati Rp746 miliar. Dari sinilah muncul narasi bahwa MU “terancam rugi hampir Rp750 miliar”.
Rangkaian biaya itu tidak muncul dalam satu transaksi tunggal. Ia merupakan akumulasi dari beberapa keputusan berbeda.
Pertama, MU membayar sekitar £11 juta kepada Sporting untuk membawa Amorim ke Old Trafford. Sebelumnya, klub juga harus mengeluarkan sekitar £10,4 juta untuk mengakhiri kerja sama dengan Erik ten Hag.
Masa kepemimpinan Amorim berlangsung singkat. Dari 63 pertandingan, ia mencatat 25 kemenangan dan membawa tim finis di posisi ke-15 Premier League, pencapaian terburuk klub sejak era degradasi 1973–74. Kekalahan di final Liga Europa serta tersingkir dari kompetisi domestik memperbesar tekanan terhadap manajemen.
Situasi internal juga dilaporkan memanas menjelang pemecatan, mempercepat keputusan klub untuk mengakhiri kerja sama. Dalam sepak bola modern, hasil jangka pendek sering kali menentukan arah kebijakan, meskipun konsekuensi finansialnya tidak kecil.
Istilah “rugi” dalam judul tentu bersifat dramatik. Secara akuntansi, sebagian biaya tersebut merupakan kewajiban kontraktual yang sah. Namun tetap saja, dana yang dikeluarkan tidak menghasilkan nilai jangka panjang bagi klub.
Dalam industri sepak bola elite, pergantian manajer bukan hanya keputusan teknis, melainkan strategi bisnis. Ketika strategi itu gagal, biayanya bisa setara ratusan miliar rupiah.
Kasus Amorim menjadi pengingat bahwa stabilitas manajerial memiliki nilai ekonomi yang besar. Keputusan yang terburu-buru atau kurang tepat dapat berdampak panjang, baik secara finansial maupun reputasi.
MU memang berpotensi mengeluarkan hampir Rp750 miliar terkait perekrutan dan pemecatan Ruben Amorim. Angka itu tidak mencakup belanja pemain dan sepenuhnya berkaitan dengan biaya manajerial serta kewajiban kontrak.
Dalam sepak bola modern, eksperimen di kursi pelatih bisa menjadi taruhan mahal. Ketika hasil tidak sesuai harapan, klub harus membayar bukan hanya dengan posisi di klasemen, tetapi juga dengan angka besar dalam laporan keuangan.
Referensi:
BBC – Ruben Amorim: Man Utd could end up paying £27m to have hired and fired Portuguese manager
Dari Rekrutmen hingga Kompensasi Pemecatan
Baca Juga
Dampak di Lapangan dan Tekanan Hasil
Rugi atau Konsekuensi Bisnis?
Baca Juga
Kesimpulan
MU Terancam Rugi Hampir Rp750 Miliar gegara Amorim
sport.fin.co.id - 27/02/2026, 10:02 WIB
Ruben Amorim, Image: @rubenamorimofficial / Instagram
TERKINI
Terpopuler
1
Kedatangan Monster Energy di Aprilia Akhiri Era Jorge Martin dan Red Bull
2 hari lalu
2
Hamilton Diragukan Bisa Raih Gelar Juara Dunia Kedelapan Bersama Ferrari
2 hari lalu
3
Pentas Terakhir sang Maestro: Luka Modric Pimpin Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026
2 hari lalu
4
Menpora: Anggaran Asian Games 2026 Tersedia Rp61 Miliar, Hak Atlet Jadi Prioritas
2 hari lalu
5
Jelang FIFA Match Day, Ini Fokus Utama Timnas Indonesia
2 hari lalu