Bola . 16/03/2026, 09:39 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Perbedaan perlakuan ini memicu tuduhan adanya standar ganda dalam penegakan regulasi sepak bola Asia.
Jika kasus ini terus berlarut tanpa penyelesaian yang jelas, beberapa negara disebut berpotensi mengajukan keberatan resmi.
Timor Leste misalnya dapat mengajukan protes karena merasa mendapat hukuman lebih berat dalam kasus serupa.
Vietnam pun berpeluang menempuh jalur hukum untuk menuntut keadilan terkait hasil pertandingan yang melibatkan pemain ilegal.
Jika hal itu terjadi, konflik sepak bola Asia Tenggara bisa semakin memanas.
Banyak pengamat menilai bahwa skandal ini bisa berdampak serius terhadap reputasi sepak bola Malaysia.
Selama ini publik Malaysia kerap menyindir negara lain yang menggunakan pemain naturalisasi, termasuk Indonesia.
Namun kini justru Malaysia yang tersandung kontroversi besar.
Jika tidak segera diselesaikan secara transparan, sepak bola Negeri Jiran dikhawatirkan akan menghadapi sanksi sosial dari komunitas sepak bola internasional.
Reputasi federasi, liga domestik, hingga tim nasional bisa terkena dampaknya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media